CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bisnis Gadai Makin Banyak Pemain, Bagaimana Prospeknya?


Minggu, 11 Desember 2022 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Persaingan industri gadai kian ramai. Ini setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) banyak mengeluarkan izin baru bagi perusahaan gadai di beberapa bulan terakhir.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan industri gadai kian ramai. Ini setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) banyak mengeluarkan izin baru bagi perusahaan gadai di beberapa bulan terakhir.

Pada bulan November 2022 saja, OJK telah mengeluarkan izin gadai bagi 6 perusahaan. Sementara itu, data OJK per September 2022, mencatat ada 111 perusahaan gadai swasta yang berizin ditambah 21 perusahaan gadai swasta yang statusnya masih terdaftar.

Manajer Eksekutif Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) Guladi menyadari populasi perusahaan pergadaian yang terus bertambah akan berdampak pada terjadinya persaingan bisnis yang ketat.

“Bisa jadi ada perusahaan pergadaian yang stuck, itu tergantung strategi bisnisnya,” ujar Guladi.

Baca Juga: Pegadaian Hadirkan Layanan Baru Gadai dari Rumah

Meski makin banyak pemain, Guladi menyebut, peluang bisnis yang ada di industri ini akan selalu ada. Mengingat, masyarakat selalu mempunyai aset barang bergerak. Oleh karenanya, hal tersebut tergantung pada perusahaan menangkap peluang tersebut.

Berkaca pada peluang yang ada, Guladi pun optimistis bahwa industri ini masih akan tumbuh di tahun depan. Secara rinci, asosiasi melihat industri pergadaian akan tumbuh sekitar 10% hingga 15%. “Nilainya sekitar Rp 75 triliun,” ujarnya.

Ia menambahkan, yang masih diminati bisnis perusahaan gadai saat ini ialah barang jaminan elektronik seperti HP maupun laptop dan jaminan emas.

“Tantangannya adalah literasi dan inklusi jasa pergadaian, diharapkan masyarakat semakin mengerti dan mau bertransaksi di perusahaan pergadaian,” imbuhnya.

Baca Juga: Pegadaian Naikkan Plafon Gadai Tanpa Bunga sampai Pinjaman Rp 2,5 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×