kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Bisnis Trade Finance OCBC NISP Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Rupiah


Senin, 08 Juni 2026 / 16:02 WIB
Bisnis Trade Finance OCBC NISP Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Rupiah
ILUSTRASI. Dana murah Bank OCBC NISP meningkat (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk berhasil menjaga bisnis pembiayaan perdagangan alias trade finance tetap tumbuh positif di tengah tren pelemahan rupiah.

Sebagai informasi, trade finance merupakan layanan yang diberikan bank untuk pembiayaan atau menjamin keamanan aktivitas perdagangan nasabah, baik domestik maupun internasional.

Bisnis trade finance perbankan sangat erat kaitannya dengan aktivitas ekspor-impor. Sebab itu, pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini akan berdampak pada pertumbuhan bisnisnya.

Baca Juga: Naik 71,43%, Laba Fintech Lending Capai Rp 960 Miliar per April 2026

Head of Transaction Banking OCBC, Gianto Kusno menyampaikan, bisnis trade finance banknya berhasil tumbuh positif dengan didorong oleh pembiayaan ekspor-impor yang tetap terjaga di tengah tantangan kurs.

"Secara portofolio, bisnis trade finance OCBC masih tumbuh sejalan dengan pertumbuhan aktivitas perdagangan nasabah," kata Gianto kepada Kontan akhir pekan lalu.

Gianto menyebut permintaan pembiayaan untuk aktivitas ekspor-impor pada banknya tetap menunjukkan pertumbuhan positif, terutama dari sektor-sektor yang memiliki eksposur perdagangan internasional.

Selain permintaan yang masih solid, Gianto juga bilang OCBC terus memperluas basis nasabahnya dalam bisnis trade finance, baik dari nasabah korporasi maupun komersial.

"Ke depan, kami tetap optimistis terhadap prospek bisnis trade finance. Fokus kami adalah memperkuat solusi end-to-end bagi nasabah, mulai dari trade finance, supply chain financing, hingga treasury dan foreign-exchange," ucapnya.

Baca Juga: TWP90 Industri Fintech Lending Makin Dekati Ambang Batas Aman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×