kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI bidik kenaikan fee based e-banking 25%


Senin, 24 Juli 2017 / 12:39 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) membidik pertumbuhan pendapatan komisi (fee based income) dari perbankan elektronik (e-banking) cukup tinggi di 2017. Sampai akhir 2017 fee based e-banking diproyeksi tumbuh 25% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dadang Setiabudi, SEVP Teknologi Informasi Bank BNI mengatakan untuk mengoptimalkan fee based e-banking bank akan memaksimalkan jaringan mobile banking dan acquiring.

"Masyarakat Indonesia saat ini sudah semakian terbiasa menggunakan mobile banking untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran, pembelian serta transfer," ujar Dadang kepada KONTAN, Senin (24/7).

Sedangkan saat melakukan transaksi pembayaran di berbagai merchant termasuk merchant e-commerce, menurut Dadang, masyarakat sudah banyak yang mengandalkan pembayaran menggunakan kartu kredit, kartu debit maupun prepaid sehingga bisnis acquiring semakin meningkat.

Sampai semester 1 2017, fee based income BNI lewat kanal e-banking sebesar Rp 613 miliar atau naik 3,5% secara tahunan atau year on year (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×