kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.016   -33,00   -0,19%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

BNI bidik kenaikan fee based e-banking 25%


Senin, 24 Juli 2017 / 12:39 WIB
BNI bidik kenaikan fee based e-banking 25%


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) membidik pertumbuhan pendapatan komisi (fee based income) dari perbankan elektronik (e-banking) cukup tinggi di 2017. Sampai akhir 2017 fee based e-banking diproyeksi tumbuh 25% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dadang Setiabudi, SEVP Teknologi Informasi Bank BNI mengatakan untuk mengoptimalkan fee based e-banking bank akan memaksimalkan jaringan mobile banking dan acquiring.

"Masyarakat Indonesia saat ini sudah semakian terbiasa menggunakan mobile banking untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran, pembelian serta transfer," ujar Dadang kepada KONTAN, Senin (24/7).

Sedangkan saat melakukan transaksi pembayaran di berbagai merchant termasuk merchant e-commerce, menurut Dadang, masyarakat sudah banyak yang mengandalkan pembayaran menggunakan kartu kredit, kartu debit maupun prepaid sehingga bisnis acquiring semakin meningkat.

Sampai semester 1 2017, fee based income BNI lewat kanal e-banking sebesar Rp 613 miliar atau naik 3,5% secara tahunan atau year on year (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×