kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

BNI gandeng Global Money Express, remitansi dari Korea lebih murah 70%


Kamis, 02 Agustus 2018 / 19:27 WIB

BNI gandeng Global Money Express, remitansi dari Korea lebih murah 70%
ILUSTRASI. Kerjasama BNI dengan GME Remittance Korea


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI menggandeng perusahaan remitansi lokal Global Money Express (GME) Korea Selatan untuk meningkatkan layanan pengiriman uang ke Indonesia. 

GME merupakan perusahaan remitansi pertama yang mendapatkan izin beroperasi di Korea Selatan dan memiliki cabang terbanyak di Korea Selatan yang meliputi kota-kota besar di Korea Selatan yaitu Dongdaemun Branch, Ansan Branch, Hwaseong Branch, Gimhae Branch dan Songwoori Branch.


Dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Kamis (2/8) menyebutkan, penandatanganan kerjasama antara BNI dan GME ini dilakukan di Seoul, Korea Selatan, pada Rabu (1/8) malam lalu. 

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Bisnis Tresuri dan Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo dan CEO GME Sung Jong Hwa.

Melalui kerjasama ini, turut diluncurkan aplikasi digital platfrom remittance BNI dan GME sehingga layanan kiriman uang dari Korea ke Indonesia bisa dilakukan dengan lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, lebih aman, dan dapat diakses dimana saja. 

Saat ini, biaya remitansi dari Korea ke Indonesia dinilai sangat mahal dan banyak potongan bagi penerima, namun BNI bersama GME memberikan biaya kiriman uang 70% lebih murah dibanding bank lokal.

“Kerjasama ini adalah wujud komitmen Bank BNI sebagai agent of development untuk meningkatkan devisa negara dengan memberikan layanan terbaik bagi Pekerja Indonesia di Korea Selatan agar bisa menabung setiap saat dan dapat dilakukan dari seluruh penjuru Korea,” ungkapnya.

Lebih dari 45.000 pekerja asal Indonesia saat ini bekerja di berbagai sektor industri seperti manufaktur, tekstil, pertanian dan perikanan di Korea Selatan. Ke depan, BNI bersama GME dapat menjadi yang terbaik dan unggul dalam layanan pengiriman uang dari Korea Selatan ke Indonesia.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

Terpopuler

Close [X]
×