kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BNI Membidik dana kelolaan premium Rp 28 triliun


Selasa, 05 Februari 2013 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Suasana sebuah restoran di Jakarta saat penerapan PPKM. KONTAN/Baihaki


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Total dana kelola produk Emerald milik PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp 23 triliun per tahun 2012. Nilai ini naik 21% dibanding tahun sebelumnya, yakni Rp 18 triliun.

Emerald adalah jenis produk prioritas yang ditawarkan oleh BNI untuk menggaet nasabah berkantong tebal. Untuk menjadi nasabah Emerald BNI, saldo minimum yang harus dimiliki cukup tinggi yakni Rp 1 miliar. Nilai ini diklaim lebih tinggi dibandingkan produk prioritas bank-bank lain.

“Rata-rata saldo keseluruhan nasabah Emerald adalah Rp 2,1 miliar," terang Executive Vice President Customer Management & Marketing Management Purnomo B. Soetadi, Selasa, (5/2).

Untuk 2013, BNI menargetkan pertumbuhan dana kelola sekitar 21%-25%.

“Rincian target sekitar Rp 28 triliun. Lalu target nasabah menjadi 16.250 nasabah,” lanjut Purnomo.

Perlu diketahui, komposisi investasi di Emerald BNI yakni 60% berbentuk konvensional yakni deposito dan tabungan. Sisanya, 40% terdiri dari reksadana, bancassurance, dan produk treasury yang berhubungan.

"Kami sadar nasabah Emerald mempunyai kebutuhan investasi jauh lebih beragam," jawabnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×