kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.918   48,00   0,27%
  • IDX 5.676   -144,30   -2,48%
  • KOMPAS100 733   -18,90   -2,51%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,31   -2,14%
  • IDX30 318   -7,50   -2,31%
  • IDXHIDIV20 392   -8,80   -2,19%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,75%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

BNI ngerem penerbitan obligasi hingga 2018


Jumat, 27 Oktober 2017 / 22:21 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah pada bulan Juni lalu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menerbitkan obligasi sebesar Rp 3 triliun, sepertinya bank berlogo 46 ini masih menahan peluncuran obligasi tahap II hingga 2018.

Penerbitan obligas tahap I tersebut dimaksudkan untuk melakukan ekspansi kredit. Obligasi BNI ini dilakukan melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB).

Menurut Wakil Direktur Utama BNI, Herry Sidharta, PUB BNI masih dapat berlaku sampai dengan Maret 2019. Total BNI mengajukan obligasi PUB sebesar Rp 10 triliun dan baru diluncurkan Rp 3 triliun.

Herry menjelaskan kemungkinan obligasi tahap II akan terbit di tahun 2018 dan 2019. “Obligasi selanjutnya kemungkinan akan terbit di tahun 2018 dan 2019. Dan, akan diterbitkan sesuai dengan kebutuh dana kelak,” ujar Herry kepada Kontan.co.id, Jumat (27/10).

Herry juga menambahkah, likuiditas BNI saat ini masih terbilang aman. “loan to deposit ratio (LDR) September BNI sekitar 87%,” tutup Herry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×