kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI pastikan belum naikkan suku bunga deposito dan kredit


Kamis, 07 Juni 2018 / 21:25 WIB
ILUSTRASI. Nasabah Bertransaksi di Kantor Cabang BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memastikan saat ini belum menaikkan suku bunga baik deposito maupun kredit. Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang saat ini bank belum menaikkan bunga.

"Masih dilakukan evaluasi keuntungan dan kerugian terkait kenaikan bunga," kata Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (7/6).

Bob Tyasika Ananta, Direktur Manajemen Risiko BNI bilang keputusan kenaikan bunga kredit ini akan dilakukan dalam rapat Alco (liability management committee) dalam waktu dekat.

"Untuk sektor atau segmen kredit mana yang akan naik lebih dulu, ini masih dihitung," kata Bob.

Terkait kenaikan bunga kredit menurut Bob ada beberapa hal yang mempengaruhi. Faktor pertama adalah terkait perjanjian kredit. Dalam perjanjian kredit ini ditentukan jangka waktu atau tenor jatuh tempo kredit.

Kedua adalah faktor risiko. Kredit yang mempunyai risiko kredit yang tinggi biasanya mempunyai suku bunga yang lebih tinggi. Biasanya, jika Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan maka transmisinya ke suku bunga pasar memakan waktu satu sampai dua bulan.

Berdasarkan suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI per Maret 2018, kredit korporasi dan ritel BNI masing-masing sudah satu digit yaitu 9,95%. Untuk bunga KPR dan non KPR masing-masing 10,5% dan 12,5%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×