kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BNI proyeksi biaya kredit akan naik di tahun ini


Rabu, 24 April 2019 / 20:11 WIB
BNI proyeksi biaya kredit akan naik di tahun ini


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) meramal rasio biaya kredit alias cost of credit (CoC) bakal mulai meningkat di tahun 2019. Hal ini sejalan dengan langkah pencadangan yang dilakukan BNI untuk menjaga kualitas kredit.

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan pihaknya akan menjaga CoC di kisaran 1,5%-1,7% sampai dengan akhir tahun. "Karena tahun ini kita dorong kredit juga. Dan memang di kuartal I 2019 ini net new NPL (non performing loan) lebih rendah, makanya di kuartal pertama CoC lebih kecil," katanya kepada Kontan.co.id saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/4).

Sebagai informasi saja, sampai dengan akhir Maret 2019 lalu CoC BNI terpantau menurun menjadi 1,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya 1,7%. 

Sementara itu, coverage ratio juga masih meningkat dari 148% pada akhir Maret 2018 menjadi 153,1% pada Maret 2019 untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas aset di masa mendatang. 

Adapun, posisi NPL BNI sampai kuartal pertama tahun ini relatif terjaga stabil pada level 1,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×