kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI proyeksi bunga acuan BI naik 0,25% di Desember 2018


Rabu, 07 November 2018 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Ryan Kiryanto Pengamat Ekonomi BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate (7 DRRR) diperkirakan akan naik 25 basis poin atau 0,25% pada Desember 2018. 

Kiryanto, Sekretaris Perusahaan BNI dalam acara proyeksi perekonomian 2019 mengatakan kenaikan ini untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed. “Bunga acuan BI 7DRR rate naik pada Desember 2018 untuk mengantisipasi kenaikan Fed Fund Rate,” kata Kiryanto, Rabu (7/11).

Menurut Kiryanto, kenaikan bunga The Fed ini akan didorong oleh meningkatkan inflasi di Amerika Serikat. Sebagai informasi, saat ini inflasi di AS mencapai 2%.

Angka inflasi ini menurut Kiryanto cukup krusial bagi negara sebesar AS. Oleh karena itu diperkirakan The Fed akan berusaha menjinakkan inflasi ini dengan menaikkan suku bunga.

BI sebagai bank sentral negara berkembang, sebaiknya menyesuaikan suku bunga acuannya pada akhir tahun. Hal ini agar risiko usaha dan nilai tukar tidak mengalami tekanan yang berlanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×