kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI proyeksi rasio pencadangan kuartal II 147%


Selasa, 25 April 2017 / 10:32 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (Bank BNI) memproyeksi rasio pencadangan pada kuartal 2 2017 sebesar 147%. Rasio pencadangan ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama 2016 sebesar 142,8%.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI mengharapkan, ke depannya risiko kredit akan membaik. "Kami prediksi risiko kredit ke depan akan mengalami penurunan," ujar Herry kepada Kontan, Selasa (25/4).

Dalam dua tahun terakhir, menurut Herry, BNI telah mencadangkan dana kerugian yang cukup. Sampai kuartal 1 2017, BNI mencadangkan dana CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) sebesar Rp 16,75 triliun.

Jumlah CKPN ini mengalami kenaikan 34,21% secara tahunan atau year on year (yoy). Namun kenaikan CKPN ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama 2016 yang naik 76,26% yoy.

Sampai kuartal 1 2017, BNI mencatat NPL (rasio kredit bermasalah) sebesar 3,04% atau naik 20bps secara yoy. NPL ini utamanya berasal dari debitur bisnis UKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×