kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI Syariah berjaga-jaga agar rasio pembiayaan bermasalah di bawah level 3%


Senin, 22 Januari 2018 / 20:22 WIB
Pelayanan Nasabah Bank BNI Syariah


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah) akan terus menjaga rasio pembiayaan bermasalah di level yang optimal. Prinsip kehati-hatian atau prudent akan menjadi prioritas BNI Syariah dalam penyaluran pembiayaan.

Abdullah Firman Wibowo, Plt Direktur Utama BNI Syariah mengatakan, per Desember 2017, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) BNI Syariah ada di level 2,9%.

“Kami berharap maksimal 3%. Itu angka psikologis. Harus kita tekan terus di tahun 2018,” ujar Firman saat ditemui di acara peresmian kantor cabang pembantu BNI Syariah, Senin (22/1).

Firman menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan lebih intensif lagi dalam rangka recovery terhadap pembiayaan bermasalah. Strategi yang diterapkan BNI Syariah adalah dengan menugaskan unit task force untuk recovery pembiayaan bermasalah.

“Kita akan mengambil sektor-sektor yang kami sebut dengan low risk selected costumer untuk menjaga kualitas pembiayaan,” jelas Firman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×