kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BNI Syariah berjaga-jaga agar rasio pembiayaan bermasalah di bawah level 3%


Senin, 22 Januari 2018 / 20:22 WIB
BNI Syariah berjaga-jaga agar rasio pembiayaan bermasalah di bawah level 3%
Pelayanan Nasabah Bank BNI Syariah


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah) akan terus menjaga rasio pembiayaan bermasalah di level yang optimal. Prinsip kehati-hatian atau prudent akan menjadi prioritas BNI Syariah dalam penyaluran pembiayaan.

Abdullah Firman Wibowo, Plt Direktur Utama BNI Syariah mengatakan, per Desember 2017, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) BNI Syariah ada di level 2,9%.

“Kami berharap maksimal 3%. Itu angka psikologis. Harus kita tekan terus di tahun 2018,” ujar Firman saat ditemui di acara peresmian kantor cabang pembantu BNI Syariah, Senin (22/1).

Firman menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan lebih intensif lagi dalam rangka recovery terhadap pembiayaan bermasalah. Strategi yang diterapkan BNI Syariah adalah dengan menugaskan unit task force untuk recovery pembiayaan bermasalah.

“Kita akan mengambil sektor-sektor yang kami sebut dengan low risk selected costumer untuk menjaga kualitas pembiayaan,” jelas Firman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×