kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bos LPS: Bunga Penjaminan Berpeluang Turun ke Level Terendah


Selasa, 26 Agustus 2025 / 18:28 WIB
Bos LPS: Bunga Penjaminan Berpeluang Turun ke Level Terendah
ILUSTRASI. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan sebesar 25 basis poin (bps). Kebijakan ini mulai berlaku pada 28 Agustus sampai dengan 30 September 2025.

Penyesuaian ini mengikuti langkah Bank Indonesia (BI) yang sudah beberapa kali memangkas suku bunga acuan pada tahun ini. Untuk tingkat bunga penjaminan simpanan Bank Umum turun dari 4% menjadi 3,75%. Untuk simpanan di Bank Perekonomian Rakyat (BPR), bunga penjaminan turun dari 6,5% menjadi 6,25%. Sementara itu, bunga penjaminan simpanan valuta asing tidak berubah, tetap 2,25%.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, ruang pelonggaran ini akan terbuka kedepannya seiring dengan sinyal penurunan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed), yang kemungkinan dilaksanakan pada September tahun ini.

Baca Juga: LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,75%

Pihaknya juga disebut akan terus melihat langkah Bank Indonesia dalam mengambil kebijakan terkait penurunan bunga acuan kedepannya. Menurutnya, jika The Fed kembali menurunkan bunga, BI akan lebih berani untuk menurunkan bunga acuannya.

"Saya melihat ada ruang penurunan tingkat bunga penjaminan bisa ke 3,5%, sama dengan tingkat terendah seperti pada saat era Covid-19. Kita lihat kalau BI bilang masih perlu stimulus tambahan, ya kita ikut," kata Purbaya saat konferensi pers, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga: LPS Turunkan Bunga Penjaminan Simpanan, Dorong Efisiensi Biaya Bank

Sebagai informasi saja, bunga penjaminan LPS memang pernah menyentuh titik terendah pada periode Juli 2021 hingga Mei 2022, yaitu sebesar 3,5% untuk simpanan rupiah di bank umum. Adapun, bunga simpanan rupiah BPR sebesar 6% dan simpanan valas bank umum sebesar 0,25%. 

Sementara itu, Bank Indonesia kembali memangkas bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 5% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI awal Agustus lalu.

Baca Juga: LPS Soroti Perlunya Soemitronomics dalam Hadapi Krisis Ekonomi Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×