Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) telah membayarkan santunan klaim dan manfaat sebesar Rp 2,2 triliun pada 2025 kepada peserta maupun keluarga yang terdampak risiko. Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin mengatakan nilai itu setara dengan Rp 6 miliar per hari.
"Angka tersebut mencerminkan peran nyata Prudential Syariah dalam memberikan ketenangan dan perlindungan finansial bagi keluarga Indonesia," katanya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Iskandar menerangkan Prudential juga telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1 juta individu dari berbagai program literasi dan inklusi keuangan syariah yang digagas perusahaan bersama mitra strategis sepanjang 2025.
Baca Juga: DPLK Avrist Catat Pertumbuhan Aset 8,65% pada Kuartal I-2026, Ini Penopangnya
Dia bilang upaya itu menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun kesadaran berasuransi syariah dan memberdayakan masyarakat Indonesia.
Terkait kinerja, Prudential Syariah mencatatkan total kontribusi bruto Prudential Syariah mencapai Rp 4,2 triliun pada 2025. Nilai itu tumbuh 9%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.
Iskandar menerangkan kontribusi bisnis baru perusahaan mencapai Rp 1 triliun pada 2025. Nilainya tumbuh 31%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. Dia menjelaskan kinerja Prudential Syariah tersebut mendominasi pangsa pasar industri sebesar 22%.
Dia mengungkapkan pertumbuhan tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan keluarga Indonesia terhadap Prudential Syariah. Dari sisi pengelolaan, total aset perusahaan tumbuh 20% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 8 triliun pada 2025.
Iskandar menyebut total aset ditopang oleh strategi portofolio perusahaan, serta mencerminkan pengelolaan bisnis yang disiplin dan pertumbuhan yang terarah. Dia bilang total aset investasi juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 17%, menjadi Rp 6 triliun pada 2025.
Adapun tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) Prudential Syariah berada jauh di atas ketentuan regulator, yakni RBC dana perusahaan tercatat sebesar 1.496% dan RBC Dana Tabarru' sebesar 209%.
Baca Juga: Kredit Manufaktur Diprediksi Melambat, Permata Bank: Ini Tantangan Pemerintah!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













