kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

BPD Bengkulu masuk unit pengawasan intensif Bank Indonesia?


Kamis, 17 Februari 2011 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. IHSG bangkit dan naik 0,65% menjadi 6.039,60 pada Selasa (8/10). Saham BLTZ memimpin daftar saham top losers.


Reporter: Bernadette Christina, Nina Dwiantika | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Kabar kurang sedap dari industri perbankan nasional. Satu bank pembangunan daerah (BPD) masuk ke unit pengawasan intensif Bank Indonesia. Kabarnya, bank milik pemerintah daerah yang masuk pengawasan intensif tersebut adalah BPD Bengkulu.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Muljanto membenarkan ada satu BPD yang masuk dalam pengawasan intensif Bank Indonesia. Meskipun sempat membantah, akhirnya Muljanto menyebutkan bank tersebut adalah BPD Bengkulu.

"Luar Jawa ya, Bengkulu ya. Saya belum tanya, denger-denger saja. Belum tahu bener atau enggak," kata Muljanto ketika ditemui disela Musyawarah Nasional Asbanda XI di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis(17/2).

Muljanto menyatakan kemungkinan BPD Bengkulu masuk pengawasan khusus karena masalah permodalan yang terus melorot di bawah 8%. Mengenai langkah Asbanda ke depan untuk mendukung anggotanya, Muljanto menyatakan belum ada pembicaraan mengenai masalah ini dengan pengurus bank tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×