kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   63,87   1,13%
  • KOMPAS100 737   8,83   1,21%
  • LQ45 560   6,62   1,20%
  • ISSI 199   2,00   1,02%
  • IDX30 317   3,05   0,97%
  • IDXHIDIV20 391   1,68   0,43%
  • IDX80 84   0,91   1,10%
  • IDXV30 107   -0,06   -0,06%
  • IDXQ30 103   0,76   0,75%

BPJS Ketenagakerjaan bayar klaim Rp 25,36 triliun dari total 2 juta peserta di 2017


Selasa, 30 Januari 2018 / 14:39 WIB
Direksi BPJSTK Imbau Perusahaan Daftarkan Karyawannya


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan telah membayar klaim dan jaminan sebesar Rp 25,36 triliun sepanjang 2017.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, dengan total klaim tersebut berasal dari jumlah peserta sebanyak 2,04 juta dari empat program yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun keempat program itu di antaranya Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pensiun yang melengkapi jaminan sosial yang sebelumnya sudah diselenggarakan.

Sementara, dari sisi pencapaian iuran, realisasi tahun 2017 mencapai Rp 56,41 triliun, atau mencapai 101,88% dari proyeksi semula sebesar Rp 55,37 triliun. Lalu total pekerja yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan tahun 2017 telah mencapai 44,99 juta orang.

Sementara peserta aktif mencapai 26,24 juta orang atau mencapai 104,08% dari target sebesar 25,21 juta untuk tahun 2017. Capaian ini lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun 2016 yaitu meningkat sebesar 15,95%.

Dari sisi jumlah pemberi kerja aktif juga mencapai target yang ditetapkan, yaitu sebanyak 488.188 atau mencapai 114,86% dari target sebesar 425.000.

"Capaian kinerja tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga banyak menerima apresiasi dari berbagai pihak pada tahun 2017 yang lalu, salah satunya penghargaan diberikan KPK di penghujung tahun 2017", ungkap Agus dalam keterangan resmi, Selasa (30/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×