kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BPJS Ketenagakerjaan kejar target dana kelolaan Rp 367 triliun tahun ini


Jumat, 23 Februari 2018 / 17:21 WIB
ILUSTRASI. Pekerja dalam pembangunan proyek Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan optimistis bisa menggemukkan dana kelolaan di tahun ini. Hal ini bakal didorong oleh sejumlah upaya yang dilakukan badan sosial eks PT Jamsostek tersebut.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto bilang, hingga tutup tahun nanti, pihaknya mengincar dana kelolaan sebesar Rp 367,8 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 16% dari posisi akhir tahun kemarin yang sebesar Rp 317,26 triliun.

Menurut dia, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan menggenjot jumlah peserta. "Kami akan lakukan sejumlah upaya untuk menambah kepesertaan mulai dari peningkatan kesadaran hingga menerapkan law enforcement," kata dia, Jumat (23/2).

Hingga tutup tahun lalu, BPJS Ketenagakerjaan memiliki peserta aktif sebanyak 26,24 juta orang. Untuk tahun ini, pihaknya mengejar jumlah peserta aktif hingga bisa mencapai 29,65 juta orang.

Dengan peningkatan jumlah peserta aktif ini, maka jumlah iuran yang masuk kantong BPJS Ketenagakerjaan juga diharapkan bisa meningkat sekitar 24,3% dari tahun lalu hingga mencapai Rp 64,37 triliun.

Selain dari peningkatan jumlah peserta dan iuran, langkah untuk memupuk dana kelolaan juga bakal dilakukan lewat pengembangan dana investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×