Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, terus memperkuat transformasi bisnisnya di tengah dinamika ekonomi.
Perusahaan ini mendorong digitalisasi proses bisnis, memperluas portofolio produk pembiayaan, serta memperkuat sinergi dengan ekosistem BRI Group.
Sebagai bagian dari ekosistem BRI, BRI Finance menjalankan skema joint financing yang memberi keleluasaan lebih besar bagi nasabah.
Skema ini memungkinkan pembiayaan lebih fleksibel dengan risiko yang terkelola, sekaligus memperluas jangkauan layanan, khususnya ke segmen yang selama ini belum terlayani optimal.
Baca Juga: Ini Cara Transfer ke Sesama BRI dengan Layanan BRImo, ATM, dan BRILink Terbaru
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan pentingnya sinergi dengan induk usaha untuk mempercepat inklusi keuangan.
“Dengan kekuatan jaringan BRI dan kapabilitas pembiayaan BRI Finance, sinergi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. Solusi pembiayaan BRI Finance bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan finansial, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan dalam setiap langkah perjalanan hidup masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya seperti dikutip Jumat (29/8/2025).
Selain itu, BRI Finance juga menekankan penerapan tata kelola yang baik (good corporate governance) dalam setiap lini bisnisnya. Langkah ini menjadi fondasi dalam menjaga kinerja perusahaan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang ditawarkan.
Baca Juga: Perkuat Fundamental Bisnis Melalui Transformasi, BRI Cetak Laba Rp 26,53 Triliun
Atas berbagai upaya tersebut, BRI Finance berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Multifinance Awards 2025 yang digelar Warta Ekonomi di Jakarta. Perusahaan ini dinobatkan sebagai Indonesia Best Multifinance 2025 for Strengthening Synergy and Business Model Transformation to Provide Various Financing Products untuk kategori total aset Rp5–10 triliun.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan publik.
“Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi seluruh insan BRI Finance, tetapi juga bukti nyata atas dukungan masyarakat yang mendorong kami menghadirkan solusi pembiayaan yang semakin adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Aditia.
Selain itu, Sebelumnya, BRI Finance juga menyatakan dukungannya terhadap rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan melonggarkan aturan uang muka atau down payment (DP) pembiayaan.
Baca Juga: BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi Properti 30% pada Semester I-2025
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai kebijakan ini dapat menjadi katalis pertumbuhan permintaan pembiayaan, khususnya di sektor otomotif.
“Kebijakan relaksasi DP sangat kami sambut karena berpotensi mendorong likuiditas pasar dan memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan, termasuk di segmen kendaraan ramah lingkungan,” ujarnya.
Meski demikian, Wahyudi menegaskan pertumbuhan pembiayaan akan tetap dijalankan secara hati-hati. BRI Finance memastikan seleksi debitur dilakukan ketat, disertai pemantauan portofolio berkesinambungan agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.
Selanjutnya: Prabowo Pastikan Beri Hukuman ke Polisi yang Tewaskan Pengemudi Ojol
Menarik Dibaca: Angka Kematian akibat Stroke Tinggi, Primaya Luncurkan Layanan Kesehatan Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News