Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.488
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,00%

BRI masih menjadi jawara aset perbankan

Selasa, 06 Februari 2018 / 06:33 WIB

BRI masih menjadi jawara aset perbankan
ILUSTRASI. Teller Bank Rakyat Indonesia (BRI)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset bank-bank milik negara (BUMN) terus membesar. Hingga akhir 2017, aset-aset bank milik pemerintah menembus Rp 3.025,61 triliun.

Jumlah ini meningkat 12% dari tahun 2016, yang sebesar Rp 2.699,38 triliun. Diantara bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) masih menjadi jawara bank dengan kepemilikan aset terbesar, yakni sebesar Rp 1.076,43 triliun


Aset BRI tersebut meningkat 11,7%. Porsi aset BRI mencapai 35,57%, dari total seluruh aset bank BUMN sampai akhir 2017.

Berdasarkan paparan manajemen BRI beberapa waktu lalu, pertumbuhan aset ini mayoritas ditopang kenaikan penyaluran kredit, yang tumbuh 11,4% menjadi Rp 708 triliun. Tahun ini, BRI menargetkan pertumbuhan kredit 10%–12%.

Membuntuti BRI, PT Bank Mandiri Tbk mencetak aset individual bank sebesar Rp 978,32 triliun, merujuk pada laporan keuangan bulanan unaudited. Kendati memiliki aset jumbo, pertumbuhan aset Bank Mandiri tak terlalu tinggi dibanding ketiga rekannya yang lain. Aset Bank Mandiri hanya tumbuh 6,55% dibandingkan posisi akhir 2016 yang sebanyak Rp 918,18 triliun.

Sementara, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) konsisten mencatatkan kenaikan aset di atas 17% dalam tiga tahun terakhir. Aset BNI mencapai Rp 709,33 triliun, tumbuh 17,62% di tahun lalu.

Sementara, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membukukan pertumbuhan aset tertinggi. Mengacu pada laporan keuangan bulan Desember 2017, bank spesialis kredit properti itu membukukan aset senilai Rp 261,51 triliun atau tumbuh 22,1% dari tahun 2016.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pertumbuhan itu ditopang peningkatan kredit yang naik dua digit dalam tiga tahun terakhir. "Rata-rata aset BTN selama tiga tahun, sejak 2015, naik 19%. Sedangkan kredit rata-rata tiga tahun terakhir juga meningkat 20%," tutur Maryono, Sabtu (3/2).

Tahun 2018, aset BTN diperkirakan tumbuh 20%, menjadi Rp 313,62 triliun. BTN berharap tahun ini kredit dan DPK tumbuh dikisaran 20% dari tahun 2017.

 

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Dupla Kartini

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0511 || diagnostic_web = 0.3233

Close [X]
×