Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat setoran kepada negara sebesar Rp19,1 triliun pada kuartal I-2026. Nilai tersebut terdiri dari pembayaran pajak Rp 8,1 triliun dan dividen tahun berjalan Rp 11 triliun.
Kontribusi tersebut melanjutkan tren setoran BRI kepada negara dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, total setoran BRI mencapai Rp 50,5 triliun, terdiri dari pajak Rp 27,3 triliun dan dividen Rp 23,2 triliun. Kemudian pada 2024 meningkat menjadi Rp 57,6 triliun, yang terdiri dari pajak Rp 31,9 triliun dan dividen Rp 25,7 triliun. Sementara pada 2025, BRI menyetor Rp 55,8 triliun kepada negara, terdiri dari pajak Rp2 8,1 triliun dan dividen Rp 27,7 triliun.
Setoran tersebut mencakup sejumlah kewajiban kepada negara, antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, serta pajak daerah.
Baca Juga: BRI Layani Pembelian ORI030, Modal Mulai Rp 1 Juta dengan Kupon 7%
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, pembayaran pajak merupakan bagian dari kontribusi perseroan terhadap penerimaan negara dan pembangunan nasional. Menurutnya, kepatuhan perpajakan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan sekaligus dukungan terhadap keberlanjutan fiskal.
"Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa," ujar Hery dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).
Dari sisi kinerja, BRI Group membukukan laba bersih Rp 15,5 triliun pada kuartal I-2026. Total aset tumbuh 7,2% secara tahunan menjadi Rp 2.250 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan meningkat 13,7% menjadi Rp 1.562 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) naik 9,4% menjadi Rp 1.555,1 triliun.
Komposisi dana murah (CASA) juga terus meningkat menjadi Rp 1.058,6 triliun atau setara 68,07% dari total DPK, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65,77%.
Baca Juga: BRI Perketat Pengelolaan Rekening, Cegah Penyalahgunaan Rekening Dormant
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














