kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.599   46,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI targetkan kredit pertanian capai Rp 70 triliun


Selasa, 24 Mei 2016 / 12:42 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan meningkatkan kredit ke sektor pertanian. 

Wakil Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan, membidik penyaluran kredit pertanian mencapai Rp 70 triliun di akhir tahun 2016 dari realisasi kredit sebesar Rp 64,7 triliun per Maret 2016. BRI sendiri berkontribusi 25% terhadap total kredit pertanian, pemburunan dan kehutanan.

"Target itu ada karena kami meng-cover kebutuhan BULOG untuk serap gabah petani musiman," kata Sunarso, Senin (23/5). 

Dalam mendukung kredit pertanian, bank berplat merah ini menggunakan sistem paket sebagai pola kerja bisnis untuk para petani. Nah, para petani yang menerima kredit terkoneksi dengan layanan simpanan sehingga pengelolaan keuangan petani menjadi satu akun.

Informasi saja, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit pertanian, pemburuan dan kehutanan tumbuh 18,86% menjadi Rp 252,95 triliun per Maret 2016 dibandingkan posisi Rp 212,03 triliun per Maret 2015. 

Sedangkan, nilai kredit bermasalah naik 16,89% menjadi Rp 5,00 triliun per Maret 2016 dibandingkan posisi Rp 4,28 triliun per Maret 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×