kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BRI menargetkan penyaluran KUR Rp 19 triliun


Senin, 27 Mei 2013 / 08:02 WIB
BRI menargetkan penyaluran KUR Rp 19 triliun
ILUSTRASI. Honda Brio Satya, salah satu kendaraan yang bisa mendapatkan PPnBM di 2022


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) berkomitmen menggenjot kredit usaha rakyat (KUR). Tahun ini, BRI berencana menyalurkan KUR sebesar Rp 19 triliun atau meningkat 26,67% dari penyaluran tahun lalu.

Dalam program ini, BRI menyalurkan KUR melalui dua jenis kredit. Pertama, KUR mikro dengan plafon maksimal Rp 20 juta dan bunga 22% per tahun. Kedua, KUR ritel dengan plafon Rp 500 juta dan bunga 13%.

Direktur UMKM BRI Djarot Kusumajakti mengatakan, sejak diluncurkan tahun 2009 hingga akhir Maret lalu total pembiayaan KUR yang disalurkan mencapai Rp 65,34 triliun atau sebesar 60,28 % dari total nilai KUR nasional Rp 108,4 triliun. "Saat ini, KUR ritel BRI sebesar Rp 13,6 triliun dan KUR mikro BRI Rp 51,7 triliun," ujar Djarot dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Ahad (26/5).

Djarot menambahkan, pada kuartal I-2013 jumlah debitur KUR BRI sudah mencapai 7,62 juta orang. Angka ini setara dengan 92,33% dari total debitur KUR nasional yang sebanyak 8,25 juta orang. Komposisinya, debitur KUR ritel sebanyak 83.471 orang dan KUR mikro 7,53 juta. Tahun ini, BRI akan memperbesar penyaluran KUR pada sektor perikanan karena Indonesia merupakan negara maritim.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×