Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat jumlah pengguna BSI Hasanah Card terus meningkat, dengan jumlah kartu beredar pada tahun 2025 mencapai lebih dari 400.000 kartu dan volume transaksi tumbuh sebesar 10% atau sekitar Rp2 triliun.
Sebagai bagian dari komitmennya dalam memperkuat transformasi digital dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan Bank Syariah Indonesia (BSI), hari ini, Minggu (1/2/2026) BSI juga secara resmi meluncurkan fitur terbarunya, BSI Hasanah Card Contactless, bekerja sama dengan Mastercard.
Melalui fitur baru ini, pengguna BSI Hasanah Card dapat menikmati berbagai kemudahan bertransaksi. Di antaranya adalah pembayaran yang cepat dan praktis, di mana kartu tetap aman di tangan nasabah—cukup dengan menempelkan kartu pada mesin EDC tanpa perlu memasukkan PIN, transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan detik.
Pengguna baru BSI Hasanah Card Contactless juga dapat menikmati promo cashback 100% untuk transaksi contactless pertama tanpa minimum transaksi.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyampaikan, peluncuran ini mencerminkan komitmen BSI dalam menghadirkan layanan kartu pembiayaan syariah yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, aman, mudah, serta sesuai dengan gaya hidup konsumen modern.
Baca Juga: QRIS BSI Tembus 551.000 Merchant, Ini Strategi Barunya
Didukung oleh lebih dari 150 juta lokasi merchant yang menerima Mastercard di seluruh dunia, kartu ini juga menawarkan berbagai promo menarik di lebih dari 200 merchant, baik di dalam maupun luar negeri, mencakup kategori makanan dan minuman, travel, fashion, kebutuhan sehari-hari, elektronik, dan lainnya.
“Sebagai bank syariah terbesar, kami berupaya memfasilitasi gaya hidup halal yang tetap sesuai prinsip syariah melalui BSI Hasanah Card. Layanan pembiayaan ini dapat digunakan untuk kebutuhan hobi, usaha, maupun kebutuhan darurat lainnya sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Kemas dalam siaran pers, Minggu (1/2/2026).
Berbeda dengan versi sebelumnya, fitur contactless pada BSI Hasanah Card kini dilengkapi dengan sistem keamanan tambahan berupa batas maksimal transaksi hingga Rp1 juta per transaksi, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan aman tanpa perlu memasukkan PIN. Dengan hadirnya fitur terbaru ini, BSI menargetkan perolehan 100.000 nasabah baru.
Selain kemudahan transaksi contactless, pemegang BSI Hasanah Card juga dapat menikmati berbagai manfaat lainnya, seperti bebas biaya over-limit dan keterlambatan, nilai tukar kompetitif untuk transaksi internasional, serta fasilitas cicilan 0% hingga 12 bulan.
Baca Juga: Jumlah Nasabah BSI Capai 22,6 Juta Hingga September 2025
Dengan dukungan jaringan global Mastercard, BSI Hasanah Card memberikan akses transaksi yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini memungkinkan nasabah bertransaksi dengan aman dan nyaman di jutaan merchant yang tergabung dalam jaringan Mastercard di seluruh dunia.
“Mastercard bangga dapat bermitra dengan Bank Syariah Indonesia dalam peluncuran BSI Hasanah Card Contactless. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung kesiapan masa depan Indonesia dengan menghadirkan standar pembayaran yang aman dan terbaik di kelasnya bagi ekosistem keuangan syariah," ujar Aileen Goh, Country Manager Indonesia & Timor-Leste, Mastercard.
Lebih lanjut Aileen mengatakan, melalui pengalaman transaksi yang cepat dan nyaman untuk mendukung gaya hidup digital konsumen, pihaknya turut mendukung agenda pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital, sehingga masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam ekonomi syariah modern dengan penuh percaya diri.
Sebagai bagian dari peluncuran fitur terbaru ini, BSI mengajak masyarakat untuk mengajukan BSI Hasanah Card dan menikmati berbagai manfaat yang ditawarkan.
Melalui inovasi ini, BSI semakin memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang secara konsisten menghadirkan layanan keuangan syariah yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Baca Juga: BSI Hadirkan 345 Outlets Weekend Banking pada September 2025
Selanjutnya: Serapan Belanja Awal Tahun Diperkirakan Melambat, Masalah Cash Flow Jadi Faktor Utama
Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, Indonesia Borong 4 Gelar Juara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













