Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat kenaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional alias cost to income ratio (CIR) pada 2025 sebagai bagian dari optimalisasi operasional.
Hingga Desember 2025, BSI mencatatkan kenaikan CIR 124 bps menjadi 52,13%. Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menyebut, kenaikan rasio tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan fondasi bisnis, khususnya dari sisi infrastruktur dan teknologi.
“Peningkatan CIR tersebut merupakan bagian dari strategi efektivitas pengendalian untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara keseluruhan yang pada akhirnya berdampak pada kinerja,” ujar Wisnu kepada Kontan, pekan lalu.
Baca Juga: Bank BJB Tawarkan Obligasi Berkelanjutan dengan Kupon Hingga 6,3%
Ia menegaskan, level CIR tersebut masih sejalan dengan fungsi intermediasi yang baik dan tetap mendukung pertumbuhan kinerja bank secara positif.
Sejak berdiri pada 2021, BSI mencatatkan pertumbuhan yang solid. Pada 2025, kinerja perseroan bahkan disebut tumbuh jauh di atas rata-rata industri. Jumlah nasabah BSI telah menembus lebih dari 23 juta, meningkat sekitar 8,7 juta sejak merger.
Dari sisi bottom line, BSI membukukan laba bersih sebesar Rp 7,57 triliun pada 2025, tumbuh 8,02% secara tahunan.
Wisnu menjelaskan, pertumbuhan tersebut didukung oleh penguatan infrastruktur digital dan jaringan. Beberapa pengembangan yang dilakukan antara lain peningkatan layanan BYOND, perluasan jaringan ATM, EDC, QRIS, serta BEWIZE. Perseroan juga meningkatkan kapasitas dan kapabilitas teknologi informasi (IT).
Selain itu, BSI memperkuat branding dengan merelokasi penempatan ATM ke area-area publik yang lebih strategis guna meningkatkan aksesibilitas nasabah.
Ke depan, BSI menyatakan akan terus mendorong bisnis berkelanjutan, seiring peran gandanya sebagai bank syariah dan bank emas (dual license). Manajemen pun menargetkan rasio CIR dapat turun secara bertahap sejalan dengan optimalisasi pendapatan dan pengendalian biaya operasional.
Baca Juga: Tumbuhnya Penjualan Kendaraan Jadi Angin Segar Bagi Multifinance
“CIR menjadi salah satu target rasio yang terus kami upayakan untuk turun secara bertahap,” ujar Wisnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













