kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BSM genjot portofolio obligasi negara syariah


Senin, 02 Maret 2015 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Ucapan HUT PMI ke-78 tahun. 


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bank Syariah Mandiri (BSM) akan mengajukan diri sebagai bank peserta lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Niatan itu diharapkan bisa menaikkan portofolio BSM di obligasi negara syariah. Hingga akhir Januari 2015, portofolio BSM di instrumen pasar modal mencapai Rp 1,8 triliun.

Senior Executive Vice Presiden (SEVP) BSM Kusman Yandi mengatakan, dengan menjadi peserta lelang BSM bisa langsung berpartisipasi dalam perdagangan SBSN di pasar primer. "Ini kami lakukan karena ingin membantu pemerintah dalam penyerapan dan penyaluran SBSN kepada investor lainnya, terutama institusi syariah," katanya, di Jakarta, Senin (2/3).

Kusman menegaskan bahwa BSM telah lama berpartisipasi dalam pasar modal syariah. Hingga Januari 2015, portofolio BSM pada instrumen pasar modal sekitar Rp 1,8 triliun. "Tahun ini kami berharap bisa meningkatkan lagi portofolio di pasar modal syariah sekitar Rp 2,7 triliun," ujar Kusman.

BSM juga berencana meningkatkan peran di dalam perdagangan SBSN di pasar sekunder. "Sasaran utama BSM adalah membuat perdagangan SBSN di pasar sekunder lebih likuid," kata Kusman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×