kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

BTN akan Luncurkan SuperApp di Semester II-2022, Kucurkan Investasi Rp 100 Miliar


Senin, 11 Juli 2022 / 14:16 WIB
ILUSTRASI. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan meluncurkan SuperApp pada semester II-2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan meluncurkan SuperApp pada semester II-2022. SuperApp yang dimaksud sebelumnya telah diujicoba secara internal sejak semester I-2022 dan sejauh ini berjalan dengan baik.

Andi Nirwoto, Direktur Teknologi Informasi Bank BTN mengatakan, sekitar 60%-70% dari total fitur yang akan disediakan pada SuperApp tersebut telah disebarkan.

"Dengan melihat progress pengembangan saat ini serta pengintegrasian dengan berbagai Apps eksisting lainnya khususnya aplikasi yang terkait dengan perumahan, kami optimistis dapat meluncurkan SuperApp ini pada sekitar kuartal III dan kuartal IV tahun ini," ungkapnya kepada Kontan.co.id, Jumat (8/7).

Baca Juga: BTN Dapat Suntikan Modal (PMN) untuk Perbesar Segmen MBR, Simak Prospek Sahamnya

Andy bilang, pelaksanaan ujicoba terbatas SuperApp tersebut difokuskan untuk menguji beberapa fitur antara lain registrasi dan aktivasi melalui aplikasi, berbagai macam fitur billing and payment serta sistem back office bank yang kami harapkan dapat memastikan kesiapan Superapps ini secara komprehensif.

BTN sadar bahwa pengembangan SuperApp membutuhkan komitmen tinggi, termasuk dari sisi investasi. Untuk itu, lanjut Andi, pihaknya telah menganggarkan total Cost of Ownership (TCO) SuperApp sekitar Rp 100 miliar.

Tahun ini, BTN menganggarkan capex IT sebesar Rp 800 miliar. Hingga Mei, kata Andi, sekitar 30% sudah terserap. Realisasi capex IT tersebut digunakan untuk optimasi channel, distribusi layanan, peningkatan sistem Bank, termasuk di dalamnya untuk pengembangan SuperApp serta peningkatan infrastruktur network dan security.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×