Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memperkuat penyaluran kredit melalui kanal digital. Hingga awal 2026, pengajuan kredit secara online melalui platform digital perseroan menunjukkan peningkatan sekitar 11% secara tahunan (year on year/YoY).
SEVP Digital Business BTN, Thomas Wahyudi mengatakan, nasabah kini dapat mengajukan kredit secara digital melalui platform BTN Properti maupun super app Bale by BTN.
“Perkembangan booking kredit melalui platform digital BTN menunjukkan tren yang semakin positif. Nasabah kini dapat melakukan simulasi, memilih produk atau properti, hingga mengajukan kredit secara lebih praktis tanpa harus datang ke kantor cabang pada tahap awal,” ujar Thomas kepada Kontan.co.id, Selasa (3/3).
Ia mengungkapkan, pada periode Januari 2026, pengajuan kredit secara online melalui platform digital BTN mencapai hampir 4.000 aplikasi. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 11% yoy.
“Pertumbuhan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital untuk kebutuhan pembiayaan,” katanya.
Baca Juga: Tata Kelola Makin Kokoh, Bank Jakarta Raih Gold Award ERM dan Best CFO 2026
Thomas menambahkan, peningkatan pengajuan kredit digital terutama datang dari segmen milenial yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, serta kepastian proses dalam mengakses pembiayaan.
“Kami melihat peningkatan yang cukup signifikan terutama dari segmen milenial yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, serta kepastian proses. Platform digital ini juga membantu mempercepat tahapan awal analisis kredit,” jelasnya.
Melalui aplikasi digital, BTN saat ini menyediakan berbagai produk kredit yang dapat diajukan secara online. Produk tersebut meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), baik subsidi maupun non-subsidi, Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), hingga pembiayaan bagi pelaku usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau Kredit Usaha Mikro dan Kecil (KUMK).
Selain itu, nasabah juga dapat mengajukan Kredit Ringan dengan skema cicilan fleksibel serta Kredit Agunan Rumah (KAR) untuk berbagai kebutuhan pembiayaan.
Menurut Thomas, layanan digital tersebut memungkinkan proses pengajuan kredit menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan.
“Melalui pengembangan layanan digital ini, nasabah dapat menikmati proses pengajuan kredit yang lebih cepat, efisien, dan transparan, sejalan dengan komitmen BTN dalam memperkuat ekosistem digital perbankan,” ujarnya.
Untuk tahun ini, BTN memperkirakan tren pengajuan kredit digital akan terus tumbuh, terutama didorong oleh tingginya minat masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan secara online.
Pada 2026, BTN menargetkan total pengajuan kredit digital dapat mencapai lebih dari 60.000 aplikasi sepanjang tahun atau meningkat sekitar 25% dibandingkan target pengajuan pada 2025.
“Target ini juga mencerminkan upaya kami untuk terus meningkatkan kontribusi platform digital terhadap total booking kredit BTN secara keseluruhan,” kata Thomas.
Guna mendorong pertumbuhan tersebut, BTN menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan menyempurnakan pengalaman pengguna (user experience) pada aplikasi agar proses pengajuan kredit semakin mudah dan nyaman.
BTN juga terus mendorong digitalisasi proses kredit secara end-to-end, mulai dari pengajuan, verifikasi hingga persetujuan kredit, sehingga waktu pemrosesan menjadi lebih cepat dan efisien.
Selain itu, perseroan menghadirkan berbagai program promosi untuk mendorong pengajuan kredit melalui kanal digital, seperti pembebasan biaya provisi dan administrasi bagi nasabah yang mengajukan kredit melalui Bale Properti.
BTN juga meningkatkan edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai kemudahan pengajuan kredit secara online.
“Dengan strategi tersebut, BTN optimistis dapat meningkatkan pertumbuhan kredit digital sekaligus memberikan layanan perbankan yang lebih inovatif, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah di era digital,” tutup Thomas.
Baca Juga: Bank Mega (MEGA) Tebar Saham Bonus 1:1, RUPS Digelar 31 Maret 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













