Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) semakin memperkuat komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh aktivitas bisnisnya.
Untuk mendukung implementasi ESG secara menyeluruh, BTN telah menyusun framework, inisiatif, dan roadmap ESG untuk periode 2023-2028. Peta jalan ini dirancang untuk menjadikan BTN sebagai ESG champion di industri perbankan Indonesia.
BTN tampak jadi salah satu bank yang terdepan dalam mengadopsi ESG. Hal itu tecermin dari pencapaian bank spesialis kredit perumahan ini yang berhasil meraih ESG Rating AA berdasarkan MSCI ESG Ratings pada 2025.
MSCI ESG Ratings merupakan acuan utama di tingkat global untuk menilai sejauh apa sebuah perusahaan atau institusi menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam keseluruhan aktivitas bisnis dan operasionalnya.
Baca Juga: RUPST BTN Setujui Penghapusan Tagihan Piutang Macet Sebesar Rp 318 Miliar
Dengan peringkat AA tersebut, BTN diakui di tingkat internasional atas komitmennya membangun sebuah bank modern yang proaktif dalam melestarikan lingkungan hidup dan pengurangan emisi karbon, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat tata kelola internal.
“Capaian ini merupakan penghargaan prestisius yang mengakui bahwa berbagai langkah dan inisiatif BTN telah dianggap menimbulkan dampak yang nyata kepada lingkungan hidup, masyarakat, serta bagi transformasi tata kelola perseroan secara keseluruhan,” kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam keterangan resminya, Kamis (27/3).
Berdasarkan pemeringkatan MSCI ESG Ratings, BTN mendapatkan status pemimpin di industrinya karena perusahaan tersebut mengelola berbagai risiko dan kesempatan terkait ESG dengan taraf yang paling signifikan.
Oleh sebab itu, kata Nixon, pencapaian BTN meraih ESG rating AA pada Maret 2025 merupakan sebuah langkah progresif setelah beberapa tahun bertengger di peringkat BBB atau papan tengah ESG rating sejak Agustus 2020.
Baca Juga: Sah! Nixon L.P Napitupulu kembali Nakhodai BTN (BBTN)
“Rating AA atau menjadi ESG Champion di perbankan Indonesia merupakan aspirasi tertinggi kami sesuai dengan komitmen jangka panjang BTN terhadap penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan,” ujar Nixon.
BTN juga telah meraih sejumlah penghargaan di tingkat domestik dan internasional untuk bidang keberlanjutan terkait dengan posisinya sebagai bank yang berkomitmen penuh dalam penerapan Clean Banking Operations, yakni pengurangan emisi karbon secara menyeluruh di setiap aspek bisnis perseroan.
Baru-baru ini, Sustainable Finance Framework (Pedoman Keuangan Berkelanjutan/SFF) BTN telah dievaluasi oleh Sustainable Fitch melalui Second Party Opinion (SPO) dan mendapatkan predikat excellent atau selaras dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.
SFF merupakan pedoman BTN dalam mengalokasikan dana untuk proyek-proyek yang memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan hidup dan masyarakat. Dengan penilaian tersebut, BTN dinilai memiliki SFF yang memberikan dampak positif yang jelas dan terukur atas lingkungan serta sosial.
Sesuai dengan BTN ESG Framework periode 2023-2028, berbagai inisiatif telah dilakukan BTN untuk menjadi salah satu pionir ESG di industri perbankan Indonesia, termasuk program Rumah Rendah Emisi yang telah diluncurkan pada 2024 bersama-sama dengan mitra pengembang dan produsen material bangunan yang ramah lingkungan atau eco-friendly.
Selanjutnya: Massa Unjuk Rasa di Depan DPR Terkait Pengesahan Revisi UU TNI
Menarik Dibaca: Dividen Bank Danamon (BDMN) Rp 113,85 per saham, Potensi Yield 4,6%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News