kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Budi Gadai Indonesia Catatkan Gadai Kendaraan Tumbuh 55,15% pada Kuartal I-2026


Jumat, 17 April 2026 / 15:20 WIB
Budi Gadai Indonesia Catatkan Gadai Kendaraan Tumbuh 55,15% pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Budi Gadai Indonesia (Dok/Budi Gadai)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja gadai kendaraan di perusahaan pergadaian swasta asal Sumatra Utara, PT Budi Gadai Indonesia (Budi Gadai) tumbuh positif pada kuartal I-2026.

"Pada Q1 2026, kinerja gadai kendaraan di PT Budi Gadai Indonesia tetap stabil dengan tren positif, Walaupun gadai emas mendominasi," ujar Direktur PT Budi Gadai Indonesia, Budiarto Sembiring kepada Kontan, Jumat (17/4/26).

Selain itu, pada periode ini nilai pertumbuhan gadai segmen kendaraan meningkat sebesar 55,15%, sedangkan penyaluran pembiayaan tumbuh 53,2% secara tahunan.

Baca Juga: Zurich Life Tangkap Pergeseran Minat Nasabah Asuransi Jiwa Kelas Menengah

Meski begitu, kontribusi gadai kendaraan masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan gadai emas. Sepanjang awal tahun, gadai kendaraan di perusahaan hanya menyumbang kira-kira 20%–25% terhadap benda jaminan lainnya.

Adapun jenis kendaraan yang paling banyak digadaikan adalah sepeda motor, dengan rasio 14:1 dibandingkan mobil atau setara 94%, sedangkan mobil hanya sekitar 6%.

Namun, Budi menegaskan tren gadai kendaraan akan tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan dana di masyarakat. Di sisi lain, gadai kendaraan juga menjadi salah satu indikator penopang penting dalam pertumbuhan laba perusahaan.

Dengan kinerja yang positif ini, Budi optimis perusahaan bisa mencapai pertumbuhan laba berkat diversifikasi jaminan benda Elektronik, Kendaraan, dan Lainnya (EKL), termasuk di antaranya adalah kendaraan bermotor.

Sementara itu, ia menilai gadai kendaraan akan tetap tumbuh stabil hingga semester I-2026. Hal ini sejalan dengan kinerja pada periode Ramadan dan Lebaran yang tercermin dari aktivitas tebus gadai yang naik 11% pada Maret 2026, dengan sepeda motor menjadi salah satu agunan yang dominan ditebus selain emas.

Menurutnya, momentum tren musiman dan kebutuhan masyarakat menjadi indikator optimisme pertumbuhan bisnis gadai, khususnya pada segmen kendaraan bermotor.

Sebagai gambaran, pada semester I-2025 Budi Gadai mencatatkan nilai penyaluran gadai mencapai Rp176 miliar.

Baca Juga: BTN: Tren Special Rate Berhasil Ditekan, Fokus Perkuat Dana Murah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×