kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bunga acuan baru PUAB lebih mencerminkan bunga riil


Minggu, 22 Juli 2018 / 11:20 WIB
ILUSTRASI. Petugas Menghitung Uang Kertas Mata Uang Rupiah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank daerah menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) menyiapkan acuan baru  di pasar uang antar bank bernama Indonia untuk menggantikan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) overnight.

Irvandi Gustari, Direktur Utama PT Bank Riau Kepri mengatakan, dengan implementasi Indonia maka transaksi di pasar uang antar bank  bisa semakin mencerminkan kondisi rill. "Suku bunga kredit akan lebih mencermikan kondisi sektor rill," kata Irvandi kepada kontan.co.id, Jumat (20/7).

Selain itu penerapan Indonia juga akan membuat transaksi di pasar uang antar bank lebih fair. Pasalnya selama ini penentuan JIBOR menggunakan sampel atau kuatasi beberapa bank besar saja. Dengan implementasi Indonia, nantinya acuan bunga JIBOR lebih ke transaksi dibandingkan kuotasi.

Erwin Rijanto, Deputi Gubernur BI mengatakan, tujuan BI mengeluarkan acuan bunga pengganti JIBOR overnight ini agar dasar acuan bunga di transaksi pasar uang antar bank berubah dari kuotasi menjadi berbasis transaksi.

"Agar sesuai dengan best practice Internasional," kata Erwin ketika, Jumat (20/7). Dengan berlakunya acuan baru ini kelak diharapkan transaksi pasar uang antar bank bisa lebih rill.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×