kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.040   32,00   0,18%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

Bunga acuan baru PUAB lebih mencerminkan bunga riil


Minggu, 22 Juli 2018 / 11:20 WIB
ILUSTRASI. Petugas Menghitung Uang Kertas Mata Uang Rupiah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank daerah menyambut positif rencana Bank Indonesia (BI) menyiapkan acuan baru  di pasar uang antar bank bernama Indonia untuk menggantikan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) overnight.

Irvandi Gustari, Direktur Utama PT Bank Riau Kepri mengatakan, dengan implementasi Indonia maka transaksi di pasar uang antar bank  bisa semakin mencerminkan kondisi rill. "Suku bunga kredit akan lebih mencermikan kondisi sektor rill," kata Irvandi kepada kontan.co.id, Jumat (20/7).

Selain itu penerapan Indonia juga akan membuat transaksi di pasar uang antar bank lebih fair. Pasalnya selama ini penentuan JIBOR menggunakan sampel atau kuatasi beberapa bank besar saja. Dengan implementasi Indonia, nantinya acuan bunga JIBOR lebih ke transaksi dibandingkan kuotasi.

Erwin Rijanto, Deputi Gubernur BI mengatakan, tujuan BI mengeluarkan acuan bunga pengganti JIBOR overnight ini agar dasar acuan bunga di transaksi pasar uang antar bank berubah dari kuotasi menjadi berbasis transaksi.

"Agar sesuai dengan best practice Internasional," kata Erwin ketika, Jumat (20/7). Dengan berlakunya acuan baru ini kelak diharapkan transaksi pasar uang antar bank bisa lebih rill.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×