kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Rupiah Melemah Tekan Biaya Kesehatan, Ini Kiat Asuransi Astra Kelola Klaim Kesehatan


Rabu, 03 Juni 2026 / 19:20 WIB
Rupiah Melemah Tekan Biaya Kesehatan, Ini Kiat Asuransi Astra Kelola Klaim Kesehatan
ILUSTRASI. Pendapatan Premi-Pelayanan nasabah di PT Asuransi Astra Buana (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi menambah tekanan pada industri asuransi kesehatan. 

Technical and Operation Director PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra), Mulia K.B. Siregar menjelaskan bahwa penurunan rupiah akan berdampak tidak langsung biaya kesehatan serta klaim asuransi karena sektor kesehatan Indonesia masih bergantung pada alat medis dan obat-obatan impor.

"Nah, kita tidak menafikan bahwa kemungkinan klaim asuransi kesehatan ini akan naik karena banyak medical equipment dan obat-obatan yang masih impor," jelasnya pada sesi doorstop Media Conference Asuransi Astra 2026, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga: Astra Credit Companies (ACC) Gunakan Hasil Obligasi Rp 1,03 Triliun untuk Modal Kerja

Selain itu, beban klaim asuransi kesehatan saat ini juga dihadapkan pada tantangan akibat inflasi medis yang terbilang masih cukup tinggi. Dengan kondisi begitu, menurutnya lini kesehatan dinilai menjadi salah satu bisnis dengan tingkat klaim tertinggi.

Seiring dengan hal tersebut, Mulia menjelaskan bahwa perusahaan akan menerapkan sejumlah rencana strategis guna mengelola risiko klaim di kemudian hari.

Beberapa di antaranya adalah dengan melakukan penyesuaian harga premi saat perpanjangan polis berdasarkan kinerja klaim nasabah, serta menerapkan skema co-payment untuk memengaruhi perilaku penggunaan layanan kesehatan.

Baca Juga: OJK Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola untuk Tekan Fraud Klaim Asuransi Kesehatan

Di samping itu, mereka juga mempertimbangkan pengaturan jaringan rumah sakit sesuai tingkat biaya layanan. Langkah ini dinilai dapat mendorong peserta menggunakan fasilitas kesehatan yang lebih efisien dari sisi biaya sehingga akan membantu mengendalikan klaim asuransi.

Kendati masih dibayangi tantangan, Asuransi Astra optimis kalau lini kesehatan masih memiliki potensi yang besar. Salah satu yang menjadi peluang pendorongnya adalah tingginya kebutuhan perusahaan akan asuransi kesehatan terhadap program employee benefit.

Adapun asuransi kesehatan di Asuransi Astra masih menjadi salah satu kontributor utama dengan kontribusi sebesar 20%-22%.

Sementara itu, lini asuransi lainnya juga turut menopang kinerja Asuransi Astra, dengan kontribusi terbesar masih dipegang oleh segmen kendaraan bermotor dengan porsi 35% dan komersial yang mencapai sekitar 42%.

Baca Juga: Industri Asuransi Kesehatan Atur Strategi Kendalikan Klaim di Tengah Pelemahan Rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×