kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.889   19,00   0,11%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bunga KUR diturunkan, BNI Manado salurkan Rp 524 miliar


Sabtu, 27 Oktober 2018 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Sekretaris Kementerian Bidang Perekonomian Susiwijono


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha pemerintah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak 2018 mulai punya imbas. PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BBNI) wilayah Manado lampaui target penyaluran KUR.

Sekretaris Kementerian Bidang Perekonomian Susiwijono bilang sejak 2018 pemerintah telah menurunkan suku bunga KUR efektif pertahun dari 9% menjadi 7%.

"Selain itu, target porsi penyaluran juga diprioritaskan ke sektor-sektor produksi seperti pertanian, perikanan, kehutanan dan perkebunan," kata Susiwijono ketika membuka Rembuk Nasional, di Manado, Sabtu (27/10).

Nah, akibat diciutkannya suku bunga KUR, penyaluran juga makin bertambah. BNI Manado misalnya, sepanjang 2018 BNI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 524 miliar kepada 2.397 debitur. Nilai ini melampaui target yang diberikan pemerintah kepada BNI Manado pada 2018 yaitu senilai Rp 410 miliar.

Sementara beberapa sektor andalan BNI Manado menyalurkan KUR adalah perdagangan, makanan dan minuman, pertanian, kehutanan, dan Industri kecil. Dan terutama adalah sektor perikanan dan kelautan.

"Manfaat dari KUR sangat kami rasakan, kemudahan proses kredit serta keringanan pengembalian angsuran dengan bunga 7% sangat membantu usaha kami," kata Hasan Ladin, Nelayan asal Bitung, Sulawesi Utara dalam keterangan resmi BNI, Sabtu (27/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×