kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,60   -1,16   -0.12%
  • EMAS977.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Bunga Tabungan di Bank Makin Tergerus Biaya Administrasi


Senin, 12 September 2022 / 18:34 WIB
Bunga Tabungan di Bank Makin Tergerus Biaya Administrasi
ILUSTRASI. Masyarakat memanfaatkan atm untuk melakukan transaksi di salah satu mal di Jakata, Senin (18/4/2022). Menabung di bank bisa dibilang tak memberi keuntungan karena suku bunga simpanan rupiah di perbankan sekarang mendekati 0%.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menabung di bank bisa dibilang tak memberi keuntungan karena suku bunga simpanan rupiah di perbankan sekarang mendekati 0%. Sementara, nasabah masih harus terbebani biaya administrasi maupun biaya kalau melakukan transaksi via perbankan.

Sebagai contohnya, untuk biaya administrasi rekening tiap bulan di Bank Mandiri sebesar Rp 12.500, Bank BCA Rp. 17.000 tiap bulan, Bank BRI Rp 11.000 tiap bulan, dan di Bank BNI Rp 11.000 per bulan.

Toh begitu, Perencana Keuangan Ahmad Ghozali mengatakan, dari dulu juga menabung di bank memang bukan untuk mencari keuntungan. Sebab, rekening tabungan memang tidak didesain untuk itu.

Rekening tabungan didesain untuk menyimpan dana dalam jangka pendek dan dapat ditarik sewaktu-waktu oleh nasabahnya.

"Yang berubah yaitu, saat ini batas minimal "impas" makin naik dibandingkan dengan dulu. Dulu bisa bilang impas (biaya bulanan = bunga) dengan nilai saldo sekitar Rp 5 juta sampai dengan Rp 20 juta tergantung banknya," kata Ahmad, Senin, (12/9).

Baca Juga: Genjot Bisnis Wealth Management, BSI Buka Outlet Prioritas di Fatmawati

Ahmad menambahkan, saat ini dengan makin naiknya biaya administrasi dan makin turunnya bunga simpanan, titik impasnya mungkin baru tercapai kalau menabung dengan saldo di atas Rp 50 juta.

Perencana Keuangan Eko Endarto menyebut, dari dulu tabungan di bank tidak menguntungkan dan bukan baru belakangan ini. Bahkan, sejak adanya biaya administrasi dan biaya transaksi ATM dan internet banking, maka biaya dan inflasi sudah lebih besar dari hasil bunga simpanan.

Jadi, tabungan saat ini hanya sebagai pengganti dompet saja. "Tabungan adalah alat transaksi keuangan untuk harian seseorang," ujar Eko, Senin (12/9).

Bunga tabungan saat ini terbilang rendah sebagai bagian dari strategi untuk mengumpulkan dana murah. SVP Retail Deposit Product And Solution Group Bank Mandiri Evi Dempowati mengungkapkan, strategi Bank Mandiri dalam menghimpun dana murah fokus dengan memberikan manfaat dan nilai tambah yang optimal bagi nasabah.

"Biaya administrasi yang dikenakan kepada nasabah bank Mandiri dimanfaatkan untuk terus meningkatkan dan mengembangkan layanan transaksi keuangan sehingga kualitas layanan serta produk transaksi keuangan semakin membuat nasabah mudah, nyaman, dan aman saat bertransaksi di seluruh channel," kata Evi, Senin (12/9).

Baca Juga: Bank Mandiri Bukukan Dana Kelolaan Wealth Management Rp 250 Triliun per Juli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×