kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.201   16,00   0,09%
  • IDX 5.211   -55,61   -1,06%
  • KOMPAS100 675   -7,43   -1,09%
  • LQ45 531   -2,44   -0,46%
  • ISSI 175   -3,63   -2,03%
  • IDX30 298   -1,55   -0,52%
  • IDXHIDIV20 398   -1,85   -0,46%
  • IDX80 78   -0,86   -1,09%
  • IDXV30 110   -1,39   -1,25%
  • IDXQ30 100   -0,36   -0,36%

Bussan Auto Finance Stop Obligasi Berkelanjutan III, Sisakan Rp 334 Miliar


Minggu, 08 Maret 2026 / 10:14 WIB
Bussan Auto Finance Stop Obligasi Berkelanjutan III, Sisakan Rp 334 Miliar
ILUSTRASI. PT Bussan Auto Finance (BAF) (dok/PT Bussan Auto Finance (BAF) )


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bussan Auto Finance menghentikan penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III. Obligasi ini telah mendapat izin efektif pada 27 Juni 2024 ini awalnya menargetkan dana obligasi berkelanjutan III sebesar Rp 5 triliun. 

"Sejak tanggal surat pernyataan efektif, perusahaan telah menawarkan dan menerbitkan obligasi di bawah program Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp 4,66 triliun dalam empat tahap," jelas Direktur Bussan Auto Finance Sigit Sembodo dalam keterbukaan informasi di BEI pada 6 Maret 2026. 

Baca Juga: AAJI Yakin Agen Asuransi Tak Bisa Digantikan Artificial Intelligence (AI)

Adapun sisa target dana yang belum dihimpun oleh perusahaan multifinance ini sebesar Rp 334,28 miliar tidak jadi diterbitkan. "Sehubungan dengan hal tersebut, perusahaan memutuskan untuk melakukan penghentian PUB III per tanggal 6 Maret 2026," terang Sigit. 

Menurut Sigit, penghentian penerbitan obligasi berkelanjutan III sejalan dengan strategi optimalisasi struktur pendanaan serta kebutuhan pendanaan jangka panjang perusahaan. Perusahaan ini mengaku akan melakukan penerbitan obligasi dan/atau sukuk melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan lainnya.

"Penerbitan tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan sumber pendanaan perusahaan serta mendukung optimalisasi struktur pendanaan perusahaan," jelas Sigit.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×