Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank/BBKP) menyebut portofolionya untuk kredit pemilikan rumah (KPR) masih didominasi oleh produk hunian take over.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menyampaikan, produk KPR take over semakin diminati oleh nasabah karena menawarkan bunga yang lebih kompetitif dibanding KPR pada umumnya.
"Sebagian besar dari total portofolio KPR merupakan fasilitas secondary dan take over. Ini menunjukkan take over tetap menjadi pendorong utama, meski angka porsi yang muncul berbeda tergantung periode dan konteks pelaporan," ucapnya kepada Kontan akhir pekan lalu.
Baca Juga: Maybank Buka Suara Soal Pemeriksaan Pegawai Terkait Transaksi Salim Ivomas
Kunardy menyebut dengan kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) saat ini, KPR take over menjadi salah satu pilihan terbaik bagi nasabah yang ingin mencicil rumah dengan bunga lebih stabil.
Adapun dalam menentukan suku bunga KPR take over, Kunardy bilang ada beberapa faktor yang dipertimbangkan, di antaranya kondisi likuiditas, biaya dana (cost of fund), serta dinamika pasar secara keseluruhan.
"Kenaikan suku bunga acuan secara langsung berdampak pada peningkatan nilai angsuran nasabah yang sudah memasuki masa floating rate di bank asal. Kondisi ini membuat produk KPR Takeover KB Bank menjadi solusi yang kian diminati," jelasnya.
Baca Juga: BNI Pastikan Kredit Tetap Tumbuh Meski BI Naikkan Suku Bunga ke 5,50%
Kunardy memproyeksi ke depannya KPR take over akan tetap menjadi produk unggulan dari KB Bank. Ia memastikan KB Bank memiliki komitmen untuk menghadirkan KPR take over dengan bunga kompetitif, meski tetap memperhitungkan profitabilitas bank.
"kami memproyeksikan tren ini akan terus tumbuh positif. KPR Takeover akan tetap menjadi produk inti sekaligus kontributor utama dalam portofolio mortgage KB Bank," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













