kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Central Capital Ventura Belum Akan Investasi Pada Fintech P2P Lending di 2024


Jumat, 01 Maret 2024 / 19:02 WIB
Central Capital Ventura Belum Akan Investasi Pada Fintech P2P Lending di 2024
ILUSTRASI. PT Central Capital Ventura (CCV) tidak akan berinvestasi pada fintech peer to peer lending pada tahun 2024 ini.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Capital Ventura (CCV), anak usaha PT Bank Central Asia Tbk yang fokus bergerak pada modal ventura mengungkapkan belum akan berinvestasi pada fintech peer to peer lending pada tahun 2024 ini. 

Direktur  PT Central Capital Ventura (CCV) Adi Prasetyo mengatakan di tahun ini perusahaan akan fokus pada investasi di segmen fintech maupun startup yang bergerak di bidang teknologi. Meski begitu ia juga mengatakan untuk tahun ini belum ada rencana untuk berinvestasi di fintech P2P lending. 

"Sebelumnya kami sudah ada investasi di P2P lending, tapi untuk tahun ini belum ada lagi," jelas Adi dalam Diskusi Mini Studio BCA, di ICE BSD City, Jumat (1/3).

Baca Juga: Modal Ventura Milik BCA Catat Pembiayaan Startup Menurun Hingga di Bawah 30%

Adi juga menambahkan untuk tahun ini CCV akan melakukan ekspansi di area yang dapat mendukung bisnis BCA Grup. Ia juga mengatakan untuk target di tahun ini kurang lebih masih sama seperti tahun sebelumnya. 

Adi juga mencatat pada tahun 2023 CCV telah melakukan beberapa investasi dan telah mendapatkan provit.

"Untuk provit di 2023 kami sudah dapat provit, tahun ini targetnya kurang lebih masih sama," ujarnya. 

Untuk tahun ini, Adi bilang CCV sudah menyiapkan strategi seperti lebih berhati-hati dalam melihat potensi-potensi yang ada pada startup. Selain itu, juga lebih memperhatikan peluang untuk kolaborasi antara kedua belah pihak. 

Baca Juga: Makin Besar, Kontribusi Anak Usaha ke Laba Perbankan

"Kami juga memperhatikan dari sisi tim dan managemennya, karena ini sangat penting untuk mempertahankan kestabilan startup itu sendiri," ucapnya. 

Adi juga berpendapat fintech saat ini masih memiliki potensi yang dapat digali lebih dalam untuk tumbuh lebih pesat. Salah satunya dengan mengembangkan fintech customer atau fintech dengan pengguna individu dan pengembangan untuk wealth management. 

"Kami melihat potensinya sebenarnya masih besar, masih harus digali lagi," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×