kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cerita bos BCA, pengajuan KPR saat corona tetap ramai, jumlah per hari fantastis


Kamis, 16 Juli 2020 / 07:55 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

Cukup banyak nasabah KPR mengajukan restrukturisasi. Dalam artian restrukturisasi itu mereka tidak sanggup membayar cicilan seperti perjanjian kredit seperti semula. Para debitur itu meminta penurunan cicilan.. Namun bukan berarti mereka sama sekali tidak mampu mencicil.

Sebagian besar masih mampu mencicil. "Tapi tadinya mungkin Rp5 juta-Rp10 juta jadi 2 juta atau jadi Rp4 juta, mengurangi cicilan. Tapi mereka tetap sanggup. Karena menurut saya yang betul-betul tidak sanggup itu yang terkena langsung dampak covid, itu untuk konsumer," jelas Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja. 
 
Jahja mencontohkan, kemampuan para nasabah untuk tetap mencicil ini karena mereka merupakan karyawan dan relatif punya gaji tetap. Namun apabila pengusaha dan memang terkena lockdown, maka akan susah. "Tapi ke depan mereka memang seharusnya bisa bayar, dari perusahaan saya pikir yang terkena di bidang perhotelan, pariwisata, maskapai, itu terkena sekali," jelas Jahja.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×