kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

CIMB Niaga: LTV Syariah tekan pertumbuhan bank


Senin, 27 Agustus 2012 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Seorang pekerja Huafu Textile Co Ltd dari etnis minoritas Uighur memeriksa mesin produksi benang di perusahaannya di Prefektur Aksu, Daerah Otonomi Xinjiang, China, Selasa (20/4/2021). ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/aww.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Rencana Bank Indonesia (BI) yang akan mengatur ketentuan loan to value (LTV) untuk perbankan syariah ditanggapi positif oleh PT CIMB Niaga Tbk (BNGA). Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid, memandang serupa dengan bank konvensional, pemberlakuan uang muka terhadap kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) dapat menekan non performing loan (NPL).

"Saya sebagai bankir juga tidak ingin memberikan pembiayaan pada nasabah yang mengajukan DP (down payment) terlalu rendah," katanya, Senin (27/8). Bahkan secara terang-terangan, unit usaha syariah CIMB Niaga siap dengan penerapan LTV sama besar dengan bank konvensional.

"Aturan kedua jenis bank ini sama saja, yang penting bagaimana caranya pertumbuhan kita tetap tinggi," jelasnya. Untuk CIMB Syariah, Arwin bilang unit usaha tersebut akan tumbuh 70% tahun ini. Itu dengan perhitungan penerapan LTV yang baru. Jika tidak mencantumkan peraturan itu, pertumbuhan unit syariah dapat lebih dari 100%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×