kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Strategi Bank Syariah Mandiri terapkan LTV baru


Senin, 27 Agustus 2012 / 12:22 WIB
ILUSTRASI. Di tengah PPKM Darurat, saham-saham operator telekomunikasi kompak mencatatkan penurunan.


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mengaku mendukung rencana Bank Indonesia (BI) untuk menetapkan aturan baru soal loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) perbankan syariah.

"Sejauh ini kami mendukung aturan itu karena ini baik untuk pertumbuhan makro dan mikro perbankan syariah," terang Direktur Utama BSM, Yuslam Fauzi saat ditemui di kantor BI, Senin (27/8). Menurutnya, penetapan maksimum DP tersebut dapat mengurangi potensi overheating sektor kredit konsumsi dan membantu risk management industri perbankan syariah di Indonesia.

Aturan ini juga diyakini dapat memberikan potensi terjadinya koreksi peta pertumbuhan kredit konsumsi di perbankan syariah. "Kalau potensi penurunan tidak, tapi mungkin pertumbuhannya akan terkoreksi sedikit," ujarnya.

Meski belum dirilis regulator, BSM sudah menyiapkan strategi khusus. Di antaranya adalah melakukan pergantian (switching) target kredit. Misalnya, beberapa sektor akan digembleng lebih keras seperti divisi komersial, micro banking dan small banking.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×