kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

CNAF Catat Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan Rp1,06 Triliun hingga Juni 2026


Rabu, 15 Juli 2026 / 18:38 WIB
CNAF Catat Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan Rp1,06 Triliun hingga Juni 2026
ILUSTRASI. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan penyaluran pembiayaan baru kendaraan ramah lingkungan sebesar Rp1,06 triliun hingga Juni 2026. 

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, angka tersebut tumbuh 80% secara tahunan (YoY) dibandingkan Juni 2025 yang sebesar Rp591 miliar. Menurutnya, pertumbuhan ini sejalan dengan pergeseran preferensi masyarakat akibat sentimen kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kenaikan harga BBM menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan preferensi masyarakat dalam memilih kendaraan, termasuk meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik,” kata Ristiawan, Rabu (15/7/2026).

Pandangan ini sejalan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyebut kenaikan harga BBM berpotensi menggeser preferensi konsumen ke kendaraan listrik. 

Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Catatkan Angka NPF di Level 1,96% pada Semester I-2026

Adapun data terakhir OJK mencatat pembiayaan mobil listrik (roda empat) oleh industri multifinance mencapai Rp20,06 triliun per Mei 2026 atau tumbuh 29,16% secara tahunan (year on year/yoy). 

Nilai tersebut setara dengan 3,69% dari total pembiayaan multifinance dan masih didominasi pembiayaan kendaraan hybrid sebesar Rp11,74 triliun.

Lebih lanjut, menurut Ristiawan, masyarakat kini semakin mempertimbangkan efisiensi biaya operasional serta manfaat ekonomi jangka panjang dari kendaraan listrik. Ia menilai tren ini menjadi sinyal positif bagi ekosistem kendaraan listrik nasional.

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, CNAF memperkuat kemitraan dengan dealer dan ATPM demi menjaga ketersediaan pasokan kendaraan. Perusahaan juga terus menghadirkan skema pembiayaan kompetitif dengan proses cepat dan mudah.

“Sehingga dapat memberikan nilai tambah serta pengalaman bertransaksi yang optimal bagi nasabah,” terangnya.

Baca Juga: CNAF Catat Booking Pembiayaan Rp 3,70 Triliun di Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×