kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Catatkan Angka NPF di Level 1,96% pada Semester I-2026


Selasa, 14 Juli 2026 / 17:08 WIB
CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Catatkan Angka NPF di Level 1,96% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. NPF CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) hanya 1,96% di Semester I-2026. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatatkan angka kredit macet atau Non Performing Financing (NPF) di level 1,96% pada semester I-2026. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan hal itu mencerminkan kualitas portofolio perusahaan tetap terjaga.

Untuk menjaga NPF tetap terkendali, Ristiawan menyampaikan pihaknya melakukan sejumlah upaya, di antaranya menerapkan prinsip kehati-hatian melalui proses underwriting yang lebih selektif, serta analisis kredit yang mendalam.

"Ditambah, melakukan pengelolaan portofolio secara proaktif, termasuk melakukan pengingat pembayaran kepada nasabah," ujarnya kepada Kontan, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance Terbitkan Obligasi Tahap I 2026 Senilai Rp 200 Miliar

Ristiawan juga mengatakan CNAF senantiasa mengantisipasi berbagai tantangan ekonomi yang berpotensi memengaruhi kualitas portofolio pembiayaan ke depannya. Salah satunya mewaspadai dampak dari fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan ketidakpastian situasi makro saat ini yang dapat menekan kapasitas pembayaran nasabah.

Lebih lanjut, Ristiawan menyampaikan CNAF akan terus mencermati perkembangan kondisi ekonomi hingga akhir tahun ini. Hal itu perlu dilakukan guna memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga, serta pertumbuhan bisnis berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Mei 2026 sebesar 3,06%, atau memburuk dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,89%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×