kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Danareksa ragu Weston serius pada Bank Mutiara


Selasa, 25 Juni 2013 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Wanita Lebih Rendah dari Pria


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. PT Danareksa Sekuritas selaku penasihat keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam penjualan PT Bank Mutiara Tbk mempertanyakan statement Weston International Capital Limited (WICL), yang terang-terangan mau mencaplok bank tersebut.

Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano H. Herman menjelaskan, dalam proses penawaran jual-beli perusahaan, tidak biasanya pihak pembeli menggembar-gemborkan rencana pembeliannya.

Dia menyatakan, sampai saat ini pun, pihaknya belum bisa membuka nama-nama perusahaan yang mengajukan minat membeli Bank Mutiara.

"Seperti yang dilakukan oleh DBS saat membeli Bank Danamon, mereka baru mengumumkan ketika proses sudah hampir selesai, dan itu setelah melalui proses yang sangat panjang sebelumnya," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (24/6/2/2013)

Menurut Marciano, pihak pembeli akan diumumkan setelah berhasil diperoleh nama perusahaan yang memenuhi persyaratan yang diajukan.

Sebelumnya, WICL menyatakan berencana membeli Bank Mutiara. Weston mengungkapkan bahwa penawarannya telah diajukan kepada LPS. (Bambang P Jatmiko/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×