kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.174   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.594   -39,89   -0,52%
  • KOMPAS100 1.050   -4,57   -0,43%
  • LQ45 756   -3,02   -0,40%
  • ISSI 275   -1,90   -0,69%
  • IDX30 401   -1,97   -0,49%
  • IDXHIDIV20 490   -0,83   -0,17%
  • IDX80 118   -0,43   -0,36%
  • IDXV30 138   -1,24   -0,89%
  • IDXQ30 129   -0,39   -0,30%

Dapen BTN Buka Peluang Tambah Investasi SRBI, Ini Pertimbangannya


Senin, 20 April 2026 / 20:23 WIB
Dapen BTN Buka Peluang Tambah Investasi SRBI, Ini Pertimbangannya
ILUSTRASI. Imbal hasil SRBI yang naik tajam menarik Dapen BTN kembali. Ini strategi diversifikasi penting di tengah tekanan pasar saham. (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara (Dapen BTN) membuka peluang untuk kembali menambah penempatan pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), seiring mulai meningkatnya imbal hasil instrumen tersebut.

Direktur Investasi Dana Pensiun BTN Adi Santoso Budidarma mengatakan, pihaknya tetap terbuka untuk melakukan penempatan kembali di SRBI sepanjang instrumen tersebut mampu memberikan imbal hasil yang optimal.

“Dana Pensiun BTN tetap terbuka untuk melakukan penempatan kembali pada instrumen SRBI, sepanjang memberikan imbal hasil yang optimal, sesuai dengan regulasi dan Rencana Bisnis,” ujar Adi kepada Kontan, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, pada 2025 penempatan Dapen BTN di SRBI mengalami penurunan signifikan. Hal ini seiring dengan melemahnya tingkat imbal hasil SRBI pada periode tersebut. Tercatat, penempatan Dapen BTN pada SRBI sepanjang 2025 turun 63,51% dibandingkan 2024.

Baca Juga: OJK Restui Perubahan Nama Sembrani Finance Indonesia Jadi Genie Finance Indonesia

"Kebijakan ini sejalan dengan prinsip kehati-hatian serta fokus pada kesinambungan pemenuhan kewajiban jangka panjang," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pertimbangan utama dalam penempatan dana ke SRBI meliputi optimalisasi imbal hasil, manajemen risiko, serta kesesuaian dengan regulasi dan strategi pengelolaan aset.

Di tengah tekanan pasar saham, SRBI dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk menjaga keseimbangan portofolio investasi.

“SRBI berperan sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio untuk menjaga keseimbangan risiko dan imbal hasil investasi,” tambahnya.

Baca Juga: Menakar Untung Rugi Peralihan Sumber Dana Anggaran OJK di RUU P2SK

Sebagai informasi, Bank Indonesia semakin rajin melakukan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak Februari 2026. Tingkat imbal hasil pun merangkak naik, hingga membuat industri dana pensiun (dapen) kembali melirik instrumen tersebut.

Daya tarik SRBI sebelumnya sempat memudar pada tahun lalu akibat yield yang melandai. Ini tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat penempatan investasi dapen di SRBI anjlok dari Rp 16,87 triliun pada 2024 menjadi hanya Rp 3,28 triliun pada akhir 2025.

Memasuki 2026, investasi di instrumen tersebut mulai berbalik arah. Hingga Februari, dana pensiun tercatat memarkir dana sebesar Rp 4,01 triliun di SRBI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×