kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.974   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Deadline makin dekat, OJK: Belum ada asuransi sampaikan rencana spin off unit syariah


Senin, 02 Maret 2020 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Syariah. KONTAN/Muradi/2018/06/05


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

“Karena bisnis syariah BNI Life masih terlalu kecil, kalau milih spin off dalam 2-3 tahun mendatang, maka hasilnya tidak akan menguntungkan. Oleh karena itu kami sdg mempelajari opsi lain yang kiranya bisa membawa bisnis ini berkelanjutan,” ujar Gatot kepada Kontan.co.id pada Senin (2/3).

BRI Life mencatatkan pertumbuhan aset 19,1% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 11,14 triliun sepanjang 2019. Adapun pendapatan premi tumbuh 19,4% yoy menjadi Rp 5,24 triliun dan hasil investasi naik 17,1% menjadi Rp 554 miliar.

Baca Juga: Berikut asuransi yang beri perlindungan terhadap virus corona

Asal tahu saja, data OJK per 2019, aset industri keuangan non bank mencapai Rp 2.500 triliun. Adapun aset industri asuransi mencapai Rp 1.3000 triliun. Sedangkan aset asuransi syariah hanya Rp 45,45 triliun.

Nilai itu tumbuh 8,45% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Desember 2018 senilai Rp 41,91 triliun. Adapun pendapatan premi atau lebih dikenal dengan kontribusi mencapai Rp16,7 triliun pada 2019. Nilai itu tumbuh 8,72% yoy dari posisi 2018 senilai Rp 15,36 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×