Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah melayani 1,34 juta debitur BRI Multiguna dengan outstanding mencapai Rp 215,4 triliun hingga April 2026.
BRI menawarkan solusi pembiayaan bagi pekerja yang membutuhkan dana tambahan menjelang pertengahan tahun.
BRI menghadirkan BRI Multiguna Karya dengan menjanjikan proses pencairan kredit yang dapat dilakukan paling cepat dalam satu hari kerja setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap.
Kebutuhan finansial masyarakat biasanya meningkat pada periode pertengahan tahun, mulai dari biaya pendidikan anak untuk tahun ajaran baru, renovasi rumah, kebutuhan kesehatan keluarga, hingga kebutuhan produktif lainnya.
Baca Juga: BSI Kucurkan Dana untuk Jaringan 250.000 Toko SRC
Director of Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, BRI menghadirkan BRI Multiguna Karya untuk memberikan akses pembiayaan yang cepat dan mudah bagi pekerja berpenghasilan tetap.
"Kami memahami bahwa kebutuhan finansial pekerja tidak selalu dapat diprediksi. Mulai dari kebutuhan pendidikan anak, renovasi rumah, hingga kebutuhan keluarga yang mendesak," ujar Aris dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).
Karena itu kata Aris, BRI menghadirkan BRI Multiguna Karya dengan proses yang cepat dan persyaratan yang sederhana agar nasabah dapat memperoleh solusi pembiayaan tepat waktu.
Menurut Aris, salah satu keunggulan utama produk tersebut adalah kecepatan pencairan dana. Setelah dokumen dan persyaratan dinyatakan lengkap, dana kredit dapat dicairkan paling cepat satu hari kerja sehingga nasabah dapat segera memenuhi kebutuhan finansialnya.
BRI Multiguna Karya ditujukan bagi karyawan aktif yang menerima gaji melalui sistem payroll BRI. Produk ini menawarkan tenor pinjaman hingga 15 tahun, biaya kredit yang kompetitif, fasilitas tanpa agunan, serta proses pengajuan yang relatif sederhana.
Program tersebut dapat diakses oleh Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun. Khusus bagi karyawan CASN/ASN/TNI/Polri, pengajuan dapat dilakukan mulai usia 18 tahun. Selain itu, calon debitur harus berstatus karyawan aktif dan memiliki payroll melalui BRI atau bersedia memindahkan payroll ke BRI.
Baca Juga: CNAF Cermati Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Industri Pembiayaan Kendaraan
BRI menyatakan terus memperluas akses pembiayaan bagi pekerja Indonesia guna mendukung produktivitas dan perencanaan keuangan masyarakat di berbagai sektor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













