kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.307   -67,81   -1,06%
  • KOMPAS100 821   -11,43   -1,37%
  • LQ45 625   -8,04   -1,27%
  • ISSI 218   -2,47   -1,12%
  • IDX30 346   -4,13   -1,18%
  • IDXHIDIV20 430   -4,00   -0,92%
  • IDX80 94   -1,24   -1,30%
  • IDXV30 118   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 111   -1,25   -1,11%

Demand Sentuh US$ 41,4 Miliar, BI Siapkan Operasional RMB Clearing Bank Oktober 2026


Kamis, 24 September 2026 / 11:51 WIB
Demand Sentuh US$ 41,4 Miliar, BI Siapkan Operasional RMB Clearing Bank Oktober 2026
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menyusul tingginya permintaan mata uang renminbi (RMB) di Tanah Air, Bank Indonesia (BI) bakal mengembangkan ekosistem khusus untuk memudahkan transaksi. 

Hal itu diungkapkan Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (23/9/2026). Langkah awal yang akan diambil dalam pengembangan ekosistem RMB di Indonesia adalah dengan membentuk kliring bank. 

Thomas bilang wacana ini menyusul tingginya transaksi perdagangan dan investasi antara China dan Indonesia. Yang mana, hingga Agustus 2026, angkanya sudah mencapai 277,5 miliar RMB atau setara US$ 41,4 miliar. 

“Demand dari RMB tambah lama tambah besar. Tahun ini sudah tumbuh lebih dari 200% per tahun,” kata Thomas. 

Baca Juga: Masuk Jaringan CIPS, Bank Mandiri Perkuat Transaksi RMB Indonesia-China

Rencananya, operasional RMB Clearing Bank ini bakal dimulai pada Oktober 2026. “Sebenarnya operasionalisasinya di bulan Oktober, nanti Bu Gubernur BI akan diundang di bulan November untuk mencanangkan hal tersebut,” ujar Thomas. 

Thomas menjelaskan, pembentukkan RMB Clearing bank ini bertujuan membawa likuiditas RMB ke pasar lokal, menyusul tingginya permintaan di tanah air. Dengan kehadiran kliring bank ini, harapannya volume transaksi RMB bakal tumbuh lebih tinggi dan ekosistemnya pun lebih berkembang. 

Pada gilirannya, lanjut Thomas, pengembangan ekosistem RMB di Indonesia diharapkan juga dapat mendukung stabilitas nilai tukar karena transaksi tak perlu melewati proses penukaran kurs ke dolar Amerika Serikat (AS). 

Rencana pembentukan RMB Clearing Bank ini sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 24 Tahun 2026 pada 14 Agustus 2026. Dalam aturan ini, diatur mekanisme pemberian rekomendasi bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) Indonesia sebagai Renminbi Clearing Bank. 

Dengan mekanisme ini, bank ACCD Indonesia dapat memfasilitasi penyelesaian transaksi renminbi secara lebih langsung dengan rupiah. 

Bank ACCD Indonesia yang direkomendasikan selanjutnya bakal ditunjuk oleh People’s Bank of China (PBOC) sebagai Renminbi Clearing bank. Sebelumnya, Thomas bilang bakal ada dua Clearing Bank RMB di Indonesia. 

Baca Juga: DBS Dukung Penerbitan Perdana Obligasi Panda Indonesia Senilai RMB 7 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×