kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Deviden bank BUMN bakal diatur lagi


Minggu, 23 Januari 2011 / 14:05 WIB


Reporter: Nina Dwiantika, Bernadette Christina Munthe,Wahyu Setiani |

JAKARTA. Bank Indonesia (NI) bakal mengatur besaran pemberian deviden bank BUMN. Gatot Mudiantoro Suwondo, Direktur Utama PT BNI Tbk (BBNI)mengatakan jika modal terlalu banyak diambil melalui dividen maka akan mengganggu pertumbuhan bank. "Tapi memang selama ini pembagian dividen kami bisa 50%," ungkap Gatot.

Menurutnya, idealnya pembagian dividen hanya 25%-30% sehingga mampu memberikan pertumbuhan perbankan dengan konsisten. Sebelumnya, pemerintah menargetkan pendapatan negara dari pajak dan dividen perusahaan-perusahaan BUMN tahun ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Namun, khusus bank-bank BUMN, pemerintah hanya menaikkan target penerimaan pajak sekitar 10%.

Mengutip data Kementerian Negara BUMN, prognosa penerimaan negara dari bank-bank BUMN tahun 2010 lalu mencapai Rp 16,59 triliun. Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar tahun ini bank-bank BUMN akan menaikkan target penerimaan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×