kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Deviden bank BUMN bakal diatur lagi


Minggu, 23 Januari 2011 / 14:05 WIB


Reporter: Nina Dwiantika,

JAKARTA. Bank Indonesia (NI) bakal mengatur besaran pemberian deviden bank BUMN. Gatot Mudiantoro Suwondo, Direktur Utama PT BNI Tbk (BBNI)mengatakan jika modal terlalu banyak diambil melalui dividen maka akan mengganggu pertumbuhan bank. "Tapi memang selama ini pembagian dividen kami bisa 50%," ungkap Gatot.

Menurutnya, idealnya pembagian dividen hanya 25%-30% sehingga mampu memberikan pertumbuhan perbankan dengan konsisten. Sebelumnya, pemerintah menargetkan pendapatan negara dari pajak dan dividen perusahaan-perusahaan BUMN tahun ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Namun, khusus bank-bank BUMN, pemerintah hanya menaikkan target penerimaan pajak sekitar 10%.

Mengutip data Kementerian Negara BUMN, prognosa penerimaan negara dari bank-bank BUMN tahun 2010 lalu mencapai Rp 16,59 triliun. Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar tahun ini bank-bank BUMN akan menaikkan target penerimaan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×