kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.895   -38,00   -0,21%
  • IDX 6.053   21,23   0,35%
  • KOMPAS100 781   5,63   0,73%
  • LQ45 599   5,13   0,86%
  • ISSI 211   -0,33   -0,16%
  • IDX30 333   2,93   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,87   0,92%
  • IDX80 89   0,60   0,68%
  • IDXV30 116   0,61   0,53%
  • IDXQ30 109   1,08   1,00%

Di 2015, Bank Mandiri incar kredit infrastruktur


Rabu, 31 Desember 2014 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Permintaan China yang melemah dan ekspektasi suku bunga bank sentral dunia memicu sentimen negatif.. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat pertumbuhan bisnis sesuai rencana pada akhir tahun ini. Riswinandi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, pertumbuhan kredit mencapai 13%-14% dan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 11%-12% di tahun 2014 ini.

"Pertumbuhan ini syarat akan kualitas yang baik," kata Riswinandi, kepada KONTAN, Selasa (30/12).

Menurutnya, di tahun depan target pertumbuhan bisnis akan lebih tinggi, dibandingkan realisasi akhir tahun ini. Salah satunya yaitu banyaknya peluang di penyaluran kredit infrastruktur.

Sektor infrastruktur berpeluang untuk dibiayai karena Indonesia tengah fokus mengerjakan banyak proyek infrastruktur. "Kedepan, kami akan membidik kredit ke sektor infrastruktur, perkebunan, dan industri hilir," ujarnya.

Di sisi lain, Riswinandi mengklaim bahwa Bank Mandiri cukup memiliki sumber pendanaan yang memadai. "Kami sudah memajemen sumber dana sehingga cukup untuk membiayai sektor kredit untuk jangka panjang," katanya.

Dengan hadirnya berbagai proyek tersebut, bank berpelat merah tersebut menargetkan kreditnya bakal tumbuh antara 17%-19%. Sedangkan untuk DPK diperkirakan tumbuh 14%-16%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×