kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Di tengah pandemi, transaksi perbankan digital kian tinggi


Minggu, 21 November 2021 / 07:30 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

“Bank Sampoerna juga berkolaborasi dengan berbagai fintech P2P lending, seperti Mekar untuk pemberdayaan UMKM khususnya perempuan, serta mendukung perluasan implementasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN),” paparnya. 

Tak hanya itu, perusahaan juga berencana meluncurkan Sampoerna Mobile Saving, tabungan online pada kuartal pertama 2022. Ini merupakan salah satu upaya Bank Sampoerna untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah. 

Di sisi lain, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai wilayah di Indonesia, telah mempengaruhi jumlah penyaluran kredit.

Walau begitu, total kredit Bank Sampoerna tetap stabil di angka Rp 8 triliun dan diharapkan mencapai Rp 8,4 triliun hingga akhir tahun. 

Selanjutnya: BCA salurkan kredit ke UMKM lewat fintech P2P lending Komunal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×