kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

DPK Perbankan Tumbuh 10,7% pada Maret 2026, Likuiditas Tetap Terjaga


Minggu, 26 April 2026 / 06:28 WIB
DPK Perbankan Tumbuh 10,7% pada Maret 2026, Likuiditas Tetap Terjaga
ILUSTRASI. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan Maret 2026 capai Rp 9.658,5 triliun. Angka ini naik 10,7% YoY, tertinggi dalam setahun terakhir. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan terus menunjukkan tren positif pada awal 2026. Pertumbuhan DPK pada Maret 2026 tercatat meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, ditopang oleh seluruh komponen dana.

Berdasarkan data uang beredar yang dipublikasikan Bank Indonesia pada Kamis (23/4), DPK perbankan pada Maret 2026 mencapai Rp 9.658,5 triliun atau tumbuh 10,7% secara tahunan (year on year/YoY). Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang tumbuh 9,2% YoY.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pada seluruh komponen DPK. Giro mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 21,2% YoY, diikuti tabungan yang tumbuh 8,4% YoY, serta simpanan berjangka (deposito) yang meningkat 4,4% YoY.

Kinerja ini juga menunjukkan akselerasi dibandingkan bulan sebelumnya, di mana giro tumbuh 17,6% YoY, tabungan 7,7% YoY, dan deposito 3,7% YoY.

Baca Juga: Mencermati Upaya Perusahaan Asuransi Mendorong Literasi Keuangan

Dari sisi segmen nasabah, pertumbuhan DPK ditopang oleh dana korporasi yang meningkat signifikan sebesar 18,8% YoY. Sementara itu, dana nasabah perorangan tumbuh relatif stabil sebesar 2,4% YoY, dan kelompok nasabah lainnya meningkat 10,6% YoY.

Secara umum, pertumbuhan DPK yang solid ini mencerminkan likuiditas perbankan yang masih terjaga di tengah dinamika ekonomi. Kondisi ini juga menjadi ruang bagi perbankan untuk terus mendorong fungsi intermediasi, terutama dalam penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif.

Ke depan, perbankan diperkirakan tetap menjaga strategi penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA) guna menopang efisiensi biaya dana sekaligus menjaga stabilitas likuiditas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×