kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

DJSN: Tidak ada peleburan Taspen dan Asabri ke BPJamsostek


Jumat, 21 Februari 2020 / 18:57 WIB
DJSN: Tidak ada peleburan Taspen dan Asabri ke BPJamsostek
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas pada pembangunan gedung di Jakarta,

Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) memastikan tidak ada peleburan PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero) ke BPJamsostek.

Anggota DJSN Indra Budi Sumantoro mengatakan, dalam hal ini bukan peleburan atau penggabungan, namun program yang dialihkan dari Taspen dan Asabri ke BP Jamsostek adalah Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Baca Juga: BPJamsostek siap terima pengalihan program Taspen dan Asabri

"Saya tegaskan lagi tidak ada peleburan dan penggabungan seperti yang dikhawatirkan," kata Indra di Jakarta, Jumat (21/2).

Rencana peralihan merupakan perintah dari Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Sementara itu, menurut Indra rencana peralihan beberapa program Taspen dan Asabri ke BPJamsostek paling lambat direalisasikan tahun 2029.

"Masih menunggu roadmap dibuat oleh pemerintah. Roadmap itu nantinya akan menetapkan mekanismenya seperti apa, dan disesuaikan dengan Undang-Undang yang saling berkaitan yaitu SJSN, BPJS, dan ASN,"jelas Indra.

Menurut Indra, ketiga Undang-Undang ini harmonis dan sinergi satu sama lain.

Baik penerima pensiun saat ini, pejabat negara dan PNS yang ada saat ini dan ke depannya tidak berpotensi dirugikan dengan adanya mandat pengalihan program dalam UU BPJS. Penerapan kebijakan pengalihan program yang sinergis ke depannya justru berpotensi menguntungkan peserta.

Baca Juga: Dirut Taspen: Kami Memiliki Acuan Regulasi yang Berbeda

"Tidak perlu ada kekhawatiran peserta Taspen akan dirugikan terkait dengan mandat pengalihan program ini. THT sudah pernah dilakukan pemerintah dan tidak menurunkan manfaatnya," jelasnya.




TERBARU

Close [X]
×